Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD

BP3MI Sumsel dan Subdit PPA Polda Gagalkan Percobaan TPPO

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Petugas gabungan BP3MI Sumsel dan Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Sumsel yang dipimpin Kasubdit 4 Renakta Dirreskrimum Polda Sumsel, AKBP Raswidiarti Anggraini serta anggota Polsek Babat Supat Polres Musi Banyuasin berhasil menggagalkan Percobaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Korbannya seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SR (33) warga Pagaralam, Sumsel, nyaris menjadi korban diduga sindikat perdagangan orang internasional yang tentu saja tanpa memiliki dokumen resmi, rencananya korban akan dijadikan Pekerja Migran Indonesia (PMI) untuk Malaysia

Terungkapnya kasus ini, berawal saat Polda Sumsel menerima informasi dan atas kesigapan dari tim gabungan berhasil mengamankan korban SR yang tengah dalam perjalanan menuju Kota Pekanbaru, Riau.

Tulisan lainnya :   Dibantah Oknum Polisi Terlibat Mobil Bodong

Saat itu SR sedang menumpang travel dan dihentikan di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Palembang-Jambi, Kecamatan Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin pada Selasa (12/9/2023).

Menurut keterangan korban kepada pihak kepolisian, dirinya mendapatkan informasi melalui telepon dari seorang temannya yang telah bekerja lebih dulu sebagai PMI di Malaysia.

Kemudian, oleh temannya akun Facebook (FB) korban diberikan kepada seorang diduga berinisial S (46), yang juga merupakan warga Pagaralam yang disebut-sebut sering memberangkatkan PMI ke luar negeri.

Lalu, korban dihubungi S via FB massanger hingga akhirnya berhubungan melaluinya ponsel.

Korban dijanjikan bekerja sebagai asisten rumah tangga dengan gaji sebesar Rp 5 juta per bulan dan untuk pengurusan dokumennya termasuk paspor dijanjikan akan dilaksanakan setibanya korban di Dumai, Riau.

Tulisan lainnya :   Sarimuda Mantan Cawako Palembang Diamankan Polisi

Sementara itu, Kepala BP3MI Sumsel, Ahmad Salabi SE, menyebutkan kalau pihaknya mendapatkan informasi bahwa akan ada pengiriman calon PMI ilegal.

“Info yang masuk mengatakan bahwa calon PMI Ilegal ini dikirim dari Pagaralam menuju ke Malaysia melalui Dumai, Riau dan melintas melalui Palembang,” ujarnya, Rabu (13/9/2023).

Ahmad Salabi menyebut, kalau pihaknya langsung menghubungi Subdit PPA Polda Sumsel untuk melakukan koordinasi terkait informasi yang diterima BP3MI Sumsel.

“Kita bersama Subdit PPA bergerak cepat untuk mengejar korban yang ingin berangkat dengan rute perjalanan yang disebutkan hingga kemudian berhasil mencegatnya saat melintas di Jalinsum Babat Supat Muba,” pungkasnya. (Ela)

Editor : Ferly

Check Also

Romadoni, pemilik bunker solar subsidi, menjalani sidang tuntutan di PN Palembang, Senin (24/6/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Pemilik Banker Solar Dituntut 15 Bulan Penjara

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Kgs Mashun, SH melalui JPU pengganti Prita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *