Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Petugas menggerebek gudang miras ilegal di Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9 / 10 Ulu, Palembang, Jumat (22/3/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.
Petugas menggerebek gudang miras ilegal di Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9 / 10 Ulu, Palembang, Jumat (22/3/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Polisi Gerebek Tempat Penyimpanan Miras Ilegal

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG –– Gudang tempat penyimpanan minuman keras (miras), tanpa izin di Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9 / 10 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu I, Palembang, digerebek anggota Ditresnarkoba Polda Sumsel.

Operasi penggerebekan dipimpin Wadirresnarkoba Polda Sumsel, AKBP Harissandi,SIK dan Kabag Bin Ops, Kompol Christoper Panjaitan melibatkan kurang lebih 40 personel gabungan. Dari penggerebekan ini polisi menemukan 2.100 botol miras berbagai merek yang disimpan di dalam 20 buah kardus.

Direktur Resnarkoba Polda Sumsel, Kombes Pol Dolifar Manurung mengatakan penggerbekan gudang penampungan minuman keras tanpa izin berada didua lokasi berbeda di kawasan 9 / 10 Ulu Palembang.

Tulisan lainnya :   Kasus Pajak, Penyidik Periksa Staf Kantor Pajak Palembang

“Miras disimpan disalah satu toko manisan di 10 Ulu, setelah di lakukan pengembangan anggota mendatangi rumah kontrakan di TKP pertama ditemukan 20 tumpukan kardus minuman keras berbagai macam merek,”kata Dolifar Manurung, Sabtu (23/3/2024).

Di lokasi pertama, pemilik toko dan kosan berinisial IS yang berada di Jalan Tembok Baru 9-10 Ulu kecamatan Sebrang Ulu II, dan jalan Patma Jaya 9-10 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu II Palembang.

“Untuk lokasi kedua pemilik toko berinisial AL, barang bukti miras disimpan dirumahnya yang beralamat di jalan Patma Jaya 9-10 Ulu Kecamatan Sebrang Ulu I,”ungkap Dolifar.

Tulisan lainnya :   Dibawa ke Sel Kejaksaan, Pelaku Sumpah Pocong Menangis

Dari 2 TKP yang digerebek, polisi berhasil menyita barang bukti sebanyak 2.100 botol miras dari berbagai jenis merek. “Untuk kedua pemilik toko dan barang bukti miras saat ini kita bawa ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelasnya.

Penggerebekan gudang penyimpanan minuman keras tanpa izin ini bagian dari Operasi Pekat Musi 2024 yang akan berakhir pada tanggal 26 Maret 2024.

Terakhir Kombes Pol Dolifar Manurung menghimbau kepada seluruh masyarakat, untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, serta tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan masyarakat. (Ela)

Editor: Ferly

Check Also

Kasi Penkum Kejati Sumsel Vanny Yulia Eka Sari, SH, MH. Foto : Sumselheadline/Ela.

Penyidik Kejati Sumsel Periksa Kadisnakertrans Mura

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) Kabupaten Musi Rawas aktif berinisial AA, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *