Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. Foto: Sumselheadline/Ela.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono. Foto: Sumselheadline/Ela.

Kasus Ibu-Anak Tewas, Dipastikan Bukan Perampokan

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Anggota Satreskrim Polrestabes dan Polsek Ilir Barat I Palembang masih memburu pelaku pembantaian yang menewaskan ibu dan anak di Jalan Tanjung Bubuk Lorong Karya Baru RT 03/03 Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I, Palembang, Senin (15/4/2024) pukul 10.00 WIB.

“Pelaku masih kita kejar. Beberapa barang bukti sudah kita sita, guna pengembangan lebih lanjut,” ungkap Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Harryo Sugihhartono, didampingi Kasat Reskrim, AKBP Haris Dinzah dan Kapolsek IB I, Kompol Ginanjar Alia Sukmana.

Kapolrestabes menjelaskan, peristiwa naas ini murni pembunuhan, namun motifnya masih dalam penyelidikan. “Kita masih menggali terus keterangan saksi dan bukti yang ada, mengingat anak laki-laki korban Galuh (7) sempat bertatapan langsung dengan pelaku. Kita belum berani mengatakan motifnya, apakah itu sakit hati, dendam atau apapun. Namun yang pasti ini murni pembunuhan, bukan perampokan,” ujar Kombes Pol Harryo Sugihhartono.

Tulisan lainnya :   Sidang Ditunda, Penggugat Kasus Koperasi di Banyuasin Kecewa

Kapolrestabes menjabarkan, tidak ada harta benda korban yang hilang, namun pelaku membunuh Ibu dan Anak dengan menggunakan senjata tajam. “Ketika ditemukan, kondisi korban Wasila berada dalam posisi tertelungkup dengan senjata tajam yang masih tertancap, sementara anak perempuan korban ditemukan di dalam kamar dengan posisi terlentang dilantai. Dari tubuhnya terdapat luka mematikan. Pelakunya sendiri, hanya satu orang dan dia memilih meninggalkan anak bungsu korban. Kini, kedua korban kini sudah dievakuasi ke kamar jenazah RS Bhayangkara Hasan Palembang,” ungkapnya.

Tulisan lainnya :   Tukang Ojek Diserang Saat di Pasar Induk Jakabaring

Kapolrestabes Palembang menerangkan, hingga saat ini bukti petunjuk satu-satunya anak korban, Galu, masih dalam pemeriksaan.

“Memang dari sejumlah barang bukti yang terkumpul, seperti pengki yang masih tertancap di kepala, pisau dapur yang penuh darah dan beberapa bukti lainnya. Kemudian, anak korban yang selamat dari pembunuhan tersebut sempat bertatapan langsung dan inilah saksi kunci pengungkapan kasus tersebut. Selain itu, kita juga mengambil keterangan suami korban,” pungkasnya. (Ela)

Editor: Ferly

Check Also

Petuga mengevakuasi jasad Yundi yang ditemukan tewas di kamar mandi kosannya, Jumat (12/7/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Yundi Tewas Luka Tusu di Kamar Mandi

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Yundi Efran (27), warga Kalidoni, Palembang, tewas dibunuh dalam kamar mandi rumah kakaknya …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *