Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD

Admin Live Instagram Saat Tawuran Ditangkap

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Rekan pelaku tawuran yang membunuh sorang pemuda berinisial FF (18) di Palembang, ditangkap, saat kejadian pelaku berinisial R (18). Dia menyiarkan secara langsung (live) aksi tawuran dan duel antara pelaku MR (16) dan korban tersebut di Instagram.

Ia mengaku disuruh MR untuk live Instagram saat kejadian menggunakan Hp pelaku.

Kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Haris Dinzah mengatakan, saat ini pihaknya juga telah menangkap pria bernama R tersebut, setelah sebelumnya Jatanras Polda Sumsel turun membackup menangkap pembunuh FF (18), yang merupakan pelajar SMK Negeri di Palembang berinisial MR (16).

“Satu admin yang merekam live Instagram itu rekan pelaku (MR). Dia (R) juga sudah kita tangkap,” kata AKBP Haris Dinzah, Selasa (8/8/2023)

Hadirnya R dalam peristiwa itu, kata Haris, bermula ketika pelaku dan korban yang sama-sama admin Instagram di dua akun yang kerap memicu aksi tawuran itu tiba-tiba ada kesepakatan untuk berduel, hanya karena gabut.

Sebelum adanya kesepakatan itu, antara pelaku dan korban juga sudah saling kirim pesan WhatsApp, berupa ajakan tawuran dengan kode ‘gladiator’ pada Sabtu (5/8/2023) malam dan Minggu (6/8/2023) siang.

Tulisan lainnya :   Ayah Prada Jefri Sebut Anaknya Meninggal tak Wajar

“Kejadiannya itu berawal saat korban pada Sabtu malam dan Minggu siang terlibat percakapan dengan menggunakan chat WA mengajak dan menantang pelaku untuk berduel. Saat itu korban bertanya ke pelaku R, gabut (bosan) gak kamu malam ini? kalau gabut ayo kita gladiator (tawuran), pakai apa (sajam)? pakai celurit saja, dimana? di Irigasi (TKP),” kata Haris.

Karena merasa tertantang atas ajakan korban, MR pun menyetujui ajakan tersebut. Dalam kesepakatan itu, korban dan pelaku hanya diperbolehkan membawa teman masing-masing 1 orang. Teman pelaku yang diajak saat itu adalah Rian, sementara teman korban yang diajak, yakni X (DPO).

“Ajakan tersebut disetujui oleh pelaku, masing-masing membawa teman, korban membawa temannya X dan pelaku membawa temannya, R. Di mana peran teman tersebut (X dan R) adalah merekam pada saat keduanya berduel dan menyiarkan secara live di Instagram akun @timkacau dan akun @pulgaarea_,” bebernya.

Tulisan lainnya :   Oknum Polisi Beraksi Mirip Koboi Jalanan

Berdasarkan keterangan R dan MR yang sudah diamankan, kejadian itu berlangsung hanya 5 menit saja, seperti dalam video yang beredar viral. Bahkan, katanya, saat korban terkapar berdarah pelaku ikut mengangkat korban ke atas motor untuk dilarikan ke RS Siti Khadijah Palembang.

“Kejadiannya itu berlangsung dengan cepat, cuma 5 menit. Si pelaku (MR) ini juga ikut mengangkat korban yang terkapar ke motor saat hendak dibawa ke RS. Terungkap juga, yang mengantar korban dan meninggalkan korban di RS itu ya teman korban inilah,” jelasnya.

Pemeriksaan untuk mengungkap kelompok tawuran pelaku dan korban terus diusut polisi hingga kini. Polisi juga masih mengejar rekan korban berinisial X yang sudah tak berada di rumahnya saat dilakukan penangkapan.”Kita masih mendalami kelompok tawuran yang selama ini pelaku dan korban yang menjadi adminnya. Rekan korban (X) juga masih kita cari,” pungkasnya. (Ela)

Editor : Ferly

Check Also

Romadoni, pemilik bunker solar subsidi, menjalani sidang tuntutan di PN Palembang, Senin (24/6/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Pemilik Banker Solar Dituntut 15 Bulan Penjara

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Kgs Mashun, SH melalui JPU pengganti Prita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *