SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pelaksanaan ujicoba kedua Car Free Day (CFD) di Jembatan Ampera, Kota Palembang berlangsung aman dan lancar, dengan arus lalu lintas tetap terkendali, Minggu (3/5/2026).
Sejak pagi hari, petugas telah disiagakan di sejumlah titik rawan kemacetan untuk melakukan pengaturan lalu lintas.
Hasilnya, meskipun arus kendaraan terpantau ramai, kondisi di lapangan tetap lancar dan tidak menimbulkan kepadatan berarti, baik itu dikawasan Musi IV dan juga Musi VI sebagai jalur alternatif.

Ayu, warga Alang-alang Lebar, mengaku sangat senang adanya program CR Free Day di tas Jembatan Ampera. Karena kesempatan baginya untuk menikmati suasana Amperea dan Sungai Musi dengan tenang, karenma tidak ada lalu lalang kendaraanj.
“Kita kadang pingin juga jalan dan foto-foto di atas Ampera. Tapi kalau hari biasa ramai dan panas. Mana terkadang tidak aman,” katanya. Dia berharap faktor keamanan dan kenyamanan menjadi perhatian serius.
“Jika ditata dengan baik, bukan tidak mungkin Car Free Day ini akan menjadi icon wisata olahraga Kota Palembang,” katanya. Selain itu, dia mengusulkan agar pusat kuliner UMKM jangan dipusatkan pada satu tempat, karena bisa menjadi sumber kraudit. tetap disebar, di Seberang Ulu, 16 Ilir, BKB, dan kawasan Jalan Masjid Lama.
Selain itu, kelancaran pelaksanaan CFD juga didukung oleh sosialisasi yang masif dari Pemerintah Kota Palembang melalui Dinas Kominfo kepada masyarakat, sehingga warga semakin memahami pola pengalihan arus dan tujuan kegiatan tersebut.
Hal ini sesuai dengan evaluasi yang telah dilakukan sesuai arahan Wali Kota Palembang, Ratu Dewa.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang, Agus Supriyanto mengatakan bahwa pelaksanaan CFD kali ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan ujicoba sebelumnya.
“Ujicoba kedua ini kita fokus meminimalisir potensi kemacetan. Petugas dari Dishub, Satpol PP bersama pihak kepolisian, serta didukung kecamatan dan kelurahan, kita turunkan langsung di lapangan,” ujar Agus.

Ia menjelaskan, sekitar 100 lebih personel Dishub dikerahkan dan disebar di sejumlah titik strategis, seperti kawasan Musi VI, Musi IV, Jembatan Ampera, serta titik-titik lainnya yang berpotensi terjadi kepadatan.
“Walaupun arus terpantau padat, namun tetap bisa terurai dengan baik berkat pengaturan yang maksimal,” tambahnya.
Agus berharap, kegiatan Car Free Day ini dapat menjadi ruang bagi masyarakat untuk menjalani aktivitas yang lebih sehat dan menyenangkan, seperti berolahraga bersama keluarga.
“Harapan kita, CFD ini bisa dimanfaatkan masyarakat untuk kegiatan positif, seperti jogging dan aktivitas sehat lainnya, sehingga menciptakan suasana kota yang lebih segar dan nyaman,” tutupnya. (nda)
Editor: Edi








