Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Yulia SPd MM (55), perwakilan Muba, berhasil meraih Penghargaan Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) Bidang Sosial Budaya tingkat Provinsi Sumsel. Dia bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan, Bintang Puspayoga, dan Pj Ketua TP PKK Muba, Triana Sandi Fahlepi. Foto: Kominfo Muba.
Yulia SPd MM (55), perwakilan Muba, berhasil meraih Penghargaan Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) Bidang Sosial Budaya tingkat Provinsi Sumsel. Dia bersama Menteri Pemberdayaan Perempuan, Bintang Puspayoga, dan Pj Ketua TP PKK Muba, Triana Sandi Fahlepi. Foto: Kominfo Muba.

Utusan Muba Yulia Raih Penghargaan Bidang Sosbud

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-146, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Pemberian Penghargaan Kategori Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) oleh Gubernur Sumatera Selatan kepada perempuan Kabupaten/Kota se-Sumatera Selatan.

Penghargaan diberikan pada acara peringatan Hari Kartini yang berlangsung di Griya Agung Palembang, Selasa (30/4/2024). Tak terkecuali usulan Kabupaten Muba yakni Yulia SPd MM (55),  yang berhasil meraih Penghargaan Suara dan Aksi Perempuan Pelopor (SIAP) Bidang Sosial Budaya. Penerima penghargaan menerima piagam penghargaan sebagai apresiasi pemerintah terhadap dedikasi dan capaian dalam pembangunan.

Pj Ketua TP PKK Muba, Hj Triana Sandi Fahlepi mengapresiasi atas capaian prestasi yang diraih Yulia. Sejak dulu Yulia dikenal sebagai perempuan aktif yang melestarikan kesenian daerah dan juga rajin berbagi ilmu kesenian kepada generasi penerus

Tulisan lainnya :   Para Alumni UBD Diharap Berkontribusi Kemajuan Daera

“Kiprah Yulia sudah tidak diragukan lagi. Alhamdullilah beliau pantas menerima penghargaan pada peringatan Hari Kartini ini, kami ucapkan terimakasih kepada Pemprov Sumsel, mudah-mudahan dapat menginspirasu para perempuan lainnya di Kabupaten Muba,” ujar Triana.

Turut hadir Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Republik Indonesia (RI), Bintang Puspayoga, dalam sambutannya dirinya mengajak semua elemen masyarakat baik pusat dan daerah  bersatu padu memaksimalkan peran perempuan.

“Implementasi jaminan kesetaraan dan perlindungan harus tercermin dalam pembangunan yang berwawasan kesetaraan gender. Suara-suara perempuan yang jarang didengar perlu dicarikan jalan agar aspirasinya bisa disalurkan,” ucap Bintang Puspayoga.

Tulisan lainnya :   HD: Kita Sudah Lakukan Berbagai Upaya Cegah Karhutla

Sementara itu Penjabat (Pj) Gubermur Sumsel Agus Fatoni, dalam sambutan tertulis yang dibacakan  Sekda Sumsel SA Supriono menilai perempuan merupakan tokoh sentral yang luar biasa dalam pembentukan karakter. Perempuan adalah sekolah pertama bagi anak-anak. Namun demikian di masa lampau peran perempuan masih dibatasi.

“Kartini punya peran penting dalam memperjuangkan hak-hak dan perannya. Saat ini perempuan telah mempunyai kesempatan dan hak yang sama dengan lelaki, punya kesetaraan dengan lelaki. Indonesia memiliki banyak perempuan hebat. Di Sumsel, kita punya Ratu Sinuhun tokoh perempuan yang hebat,” tegas Supriono. (rya)

Editor: Edi

Check Also

Plh Sekda Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H Edward Chandra, MH bersama peserta Sosialisasi Program dan Manfaat Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, bertempat di ruang rapat Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumsel, Kamis (11/7/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Pemprov Sumsel Perluas Keikutsertaan ASN-NonASN Program Jamsostek

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Drs H …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *