Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD

Genjot Ekonomi Nasional, Ini Tiga Peran Prioritas Daerah

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Kota Palembang menjadi tuan rumah perayaan Hari Ulang Tahun Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) ke-23, pada 6-9 Juni 2023.

Kegiatan ini diisi dengan Seminar Nasional bertema Transformasi Ekonomi Hijau Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan.

Seminar ini memiliki peran penting dalam merumuskan kesiapan Walikota se-Indonesia sebagai garda terdepan dalam menentukan pertumbuhan ekonomi.

Ketua APEKSI, Bima Arya mengatakan, sikap dan peran yang harus dilakukan oleh Walikota se-Indonesia sebagai barisan terdepan, adalah membantu pemerintah pusat dalam memprioritaskan tiga hal penting. Yakni sama-sama menjaga inflasi dan mendorong meningkatkan pertumbuhan serta menggenjot investasi.

“Bila kita kerja keras menjemput investasi, menjaga inflasi memahami dan melakukan pemetaan potensi ekonomi lokal, lalu menggenjot ekosistem pengembangan kendaraan listrik, maka tentunya pemerintah akan lebih mudah lagi menggenjot pertumbuhan ekonomi lebih tinggi lagi,” katanya.

Ia menerangkan, dibalik angka pertumbuhan ekonomi Indonesia 5% sudah pasti ada peran dari setiap daerah.

“Tugas kita bukan hanya dalam kotak, tapi harus lebih dari itu, harus out the box untuk menarik investasi dan hilirisasi sektor pangan. Melalui potensi di daerah masing-masing dengan pembangunan dapat lebih terstruktur dari hulu ke hilir,” katanya.

Tulisan lainnya :   Percepat Tangani Blankspot, Dua BTS Telkomsel di Muba Sudah On Air

Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Akmal Malik meminta agar pemerintah daerah dapat lebih fokus dalam menyelesaikan permasalahan yang ada di daerahnya. Terutama dalam persoalan inflasi, laju pertumbuhan ekonomi dan sebagainya.

“Lewat seminar nasional ini, saya harapkan bisa memberi dampak bagi perbaikan Indonesia ke depan. Ekonomi di daerah bisa membaik, laju pertumbuhan ekonomi didaerah juga diharap dapat positif. Kita bersyukur saat ini pasca badai pandemi, ekonomi negara kita sudah membaik diatas 5%,” katanya.

Walikota Palembang Harnojoyo mengatakan, capaian indikator makro Kota Palembang pada tahun 2022 yakni laju Pertumbuhan Ekonomi (LPE) sebesar 5,25%, meningkat sangat signifikan dibandingkan tahun 2021 yang tumbuh sebesar 3,11% dan sempat terkontraksi sebesar 0,28% di tahun 2020 akibat pandemi covid-19.

Lalu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) terus menunjukkan tren meningkat menjadi sebesar 79,47 dibandingkan tahun 2021 sebesar 78,72. Capaian IPM Kota Palembang ini lebih tinggi dibandingkan Provinsi Sumatra Selatan (70,90) bahkan Nasional (72,91).

Tulisan lainnya :   Pemkab Muba Terus Gelar OP, Ini Tujuannya

“Tingkat Kemiskinan (per Maret) dapat diturunkan menjadi 10,48% setelah sempat terjadi peningkatan di tahun 2021 sebesar 11,34% akibat pandemi covid-19. Capaian tahun 2022 ini bahkan lebih baik dibandingkan tahun 2019 sebelum terjadinya pandemi dengan tingkat kemiskinan diangka 10,90%,” katanya.

Kemudian Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) juga dapat diturunkan menjadi 8,20% yang sebelumnya sebesar 10,11% di tahun 2021. Lalu Indeks Gini (Rasio Gini) terus menunjukkan
perbaikan menjadi 0,350 dibandingkan di tahun 2021 sebesar 0,353.

“Saat ini kita mulai bangkit, perekonomian mulai membaik dan kita sudah dapat melaksanakan kegiatan secara normal seperti sedia kala. Namun saat ini kita kembali dihadapkan lagi dengan sebuah tantangan baru, yakni inflasi,” katanya.

Ia mengaku di Kota Palembang selama 3 bulan terakhir mengalami penurunan yang cukup siginifikan, yakni bulan Maret berada di angka 4,93%, bulan April berada di angka 4,28%, dan bulan Mei berada di angka 3,38%. (Nda)

Editor : Edi

Check Also

Siti Nuriska. Foto: IG PT Pusri Palembang.

Siti Nurizka Terpilih Komut PT Pusri Palembang

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Siti Nurizka Putri Jaya, anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, menjadi  Komisaris …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *