Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Jelang Lebaran Idul Fitri 1444 H, Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau langsung perbaikan jalan tol Palembang-Kayuagung, yang selama ini dikeluhkan pengendara, Minggu (2/4/2023). Foto : Humas Pemprov Sumsel.
Jelang Lebaran Idul Fitri 1444 H, Gubernur Sumsel Herman Deru meninjau langsung perbaikan jalan tol Palembang-Kayuagung, yang selama ini dikeluhkan pengendara, Minggu (2/4/2023). Foto : Humas Pemprov Sumsel.

Tol Kayuagung-Palembang Jalur Paling Ramai di Sumatera

SUMSELHEADLINE.COM, KAYUAGUNG– Guna memastikan kelancaran dan kenyamanan para pemudik lebaran Idul Fitri 1444 Hijriah, Gubernur Sumsel, H Herman Deru melakukan peninjauan perbaikan jalan tol Palembang-Kayuagung yang sering dikeluhkan pengendara, Minggu (2/4) siang.

Selain mengecek kondisi jalan tol dan melihat progres perbaikan melalui CCTV dan VMS Monitoring System yang ada di Kantor Waskita Sriwijaya Tol Desa Pemulutan Ilir Ogan Ilir, gubernur didampingi Direktur Teknik PT Waskita Sriwijaya Tol, Sudirman Saleh juga meninjau langsung ke beberapa ruas tol yang tengah dalam perbaikan di antaranya di titik 338 KM dan 354 KM.

Menurut Herman Deru, meski lebaran masih 19 hari lagi, namun dirinya belum lega jika belum memastikan sendiri kondisi jalan yang akan dilalui pemudik. Pasalnya, jalan tol Palembang-Kayuagung termasuk yang paling banyak dikeluhkan masyarakat.

“Saya belum lega kalau belum lihat langsung makanya ini saya cek sendiri,” ujarnya.

Menurutnya, yang tengah dilakukan di jalan tol saat ini adalah tahapan konstruksi yang memang belum dipahami secara luas, apalagi masyarakat awam. Dimana jalan tol Palembang-Kayuagung yang berada di atas rawa membutuhkan perbaikan dengan lapisan-lapisan flexible, bukan langsung beton.

Tulisan lainnya :   Revitalisasi Dimulai, Ini Harga Baru Sewa Kios Pasar 16 Ilir

“100 persen jalan tol Palembang-Kayuagung ini adalah rawa, jadi memang membutuhkan pemadatan terus sampai kondisi tanah stabil baru bisa dilakukan cor beton,” jelasnya.

Gubernur menjelaskan bahwa rawa di kawasan tersebut, terdiri dari kubah gambut yang cukup dalam yang membutuhkan perawatan dan perbaikan khusus.

Meski demikian, Ia memastikan bahwa paling lambat H -10 Lebaran atau tanggal 12 April, jalan tol Palembang-Kayuagung akan selesai diperbaiki sehingga dapat digunakan para pemudik dengan aman dan nyaman.

“Mudah-mudahan paling lambat H-10  Lebaran Idul Fitri perbaikan ini semua selesai kita sama-sama doakan. Selain nyaman paling tidak ini juga dapat mememinimalisir kecelakaan. Ini betul-betul harus diwaspadai pengelola jalan tol,” jelasnya.

Di ujung arahannya Gubernur Sumsel H. Herman Deru meminta agar PT. Waskita Sriwijaya dapat menyelesaikan perbaikan sesuai waktu yang dijadwalkan.

Tulisan lainnya :   Sempat Mogok, Teman Bus Palembang Kembali Beroperasi

“Ini sebagai antisipasi gangguan perjalanan. Karena masyarakat menyampaikan keluhannya ke saya. Apalagi kan  ini berbayar ada service yang harus diutamakan,” singkatnya.

Sementara itu Direktur Teknik PT. Waskita Sriwijaya Tol, Sudirman Saleh mengatakan jalan tol Palembang-Kayuagung merupakan jalur paling seksi yang ramai dilalui pengendara. Bahkan tergolong paling ramai di antara jalur yang ada di trans Sumatera. Jika hari normal trafik pengendara yang melintas sebanyak 8.500 pada saat weekend trafiknya bisa meningkat menjadi 9.000 hingga 10.000 pengguna.

Untuk memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan sesuai yang diharapkan Gubernur Herman Deru serta masyarakat, pihaknya mengaku sudah melakukan berbagai perbaikan.

“Mudah-mudahan progres sampai H-10 Lebaran nanti tanggal 12 April100 persen semua jalan sudah mantap,” ujarnya.

Dalam kesempatan peninjauan itu Gubernur didampingi Plt Kepala Dinas PU Bina Marga dan Tata Ruang (BMTR) Sumsel Ir M Affandi, ST dan juga Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Sumsel Ari Narsa. (Gih)

Editor : Ferly

Check Also

Sekda Muba, Apriyadi bercengkerama dengan anak yang ikut sunatan massal di Sekayu, Selasa (25/6/2024). Foto: Kominfo Muba.

Khitanan Massal, Anak-anak Dapat Bingkisan Sekda Apriyadi

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Sebanyak 55 anak-anak di Kabupaten Musi Banyuasin mengikuti khitanan massal, yang merupakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *