SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBAMG — Rencana menaikkan tarif air bersih yang diproduksi PDAM Tirta Musi Palembang, akhirnya batal alias ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Pembatalan itu karena mempertimbangkan kondisi masyarakat, khususnya pelanggan rumah tangga menengah ke bawah yang masih sulit ekonominya.
Pembatalan rencana kenaikan tarif aair bersih itu Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palembang. Menurutnya, alasan lainnya karena pertumbuhan ekonomi hingga tingkat inflasi di Kota Palembang.
“Pak Walikota sudah menginstruksikan menunda rencana penyesuaian tarif air,” kata pria yang digadang banyak pihak menjadi calon Walikota Palembang.
Seperti diberitakan sebelumnya, pihak PDAM Tirta Musi Palembang berencana menaikan tarif pelanggan sebesar 15 persen. Rencana kenaikan kelas subsidi sebesar 12,5, Rumah tangga 15 persen, dan kelas niaga 17,5 persen.
Sekda berharap masyarakat agar tetap kondusif dalam menyikapi kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah kota. Kebijakan ini mempertimbangkan berbagai hal untuk memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat.
Dia meminta pihak PDAM Tirta Musi melakukan effisiensi, namun tetap melakukan pelayanan yang baik pada masyarakat. Namun warga juga diimbau untuk menggunakan air bersih dengan baik, tidak boros. (Gih)
Editor : edi