Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Reza membuat laporan ke Polrestabes karena ditipu penjual mobil gadungan, Sabtu (14/1/2023). Foto : Sumselheadline/Ela
Reza membuat laporan ke Polrestabes karena ditipu penjual mobil gadungan, Sabtu (14/1/2023). Foto : Sumselheadline/Ela

Tertipu Penjual Mobil Gadungan, Rp 10 Juta Lenyap

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Reza (25), warga Sekayu, Sumsel, membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang, karena tertipu pembelian kendaraan jenis mobil pickup.

Kejadian berawal Reza mengetahui penjualan mobil pickup yang dipajang laman Market Place Facebook dan hendak membelinya. Kemudian terhubung dengan seorang pria bernama Wahyu, warga Talang Betutu, Palembang.

Mobil pickup tersebut dijual seharga Rp 40 juta. Korban akhirnya sepakat bertemu di rumah terlapor Wahyu. Lalu korban sempat melakukan test Drive mobil pickup di sekitar rumah terlapor.

“Awalnya lihat mobil pickup yang dijual dari Facebook, lalu berkomunikasi dengan terlapor dan memang katanya mobil mau dijual sudah disetujui istrinya. Lalu saya datangi ke rumahnya,” katanya.

Tulisan lainnya :   Bagikan Kartu Elektronik LRT ke Penyandang Disabilitas

Lanjutnya, setelah bernego harga dan akhirnya sepakat terlapor melepas mobil dengan harga Rp 25 juta. “Saya juga sudah test Drive, bahkan dari foto mobil, lokasi penjual, dan orangnya sesuai, Jadi saya percaya. lalu saya transfer uang Rp 10 juta karena terlapor butuh uang secepatnya,” jelasnya.

Namun saat keesokan harinya mendatangi rumah terlapor, ternyata pemilik mobil adalah seorang wanita yang mengaku tidak sama sekali berniat menjual mobil kepadanya.

Hal ini membuat korban bingung, karena terlapor ini mengaku hendak menjual mobil pickup, ternyata tidak kenal dengan wanita pemilik rumah di TKP. Korban akhirnya sadar kalau telah tertipu.

Tulisan lainnya :   Brimob Ledakkan Tas Mencurigakan di Samping Stasiun LRT Palembang

“Wanita yang saya temui ternyata juga tidak kenal dengan Wahyu yang saya temui sebelumnya. Baru saya sadar kalau sudah ditipu, sedangkan nomor telepon Wahyu sudah tidak bisa dihubungi lagi sekarang,” ujarnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah mengatakan bahwa laporan korban sudah diterima di SPKT. “Laporan sudah diterima dan kini masih dalam penyelidikan Sat Reskrim,” pungkasnya (Ela)

Editor : ferly

Check Also

Romadoni, pemilik bunker solar subsidi, menjalani sidang tuntutan di PN Palembang, Senin (24/6/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Pemilik Banker Solar Dituntut 15 Bulan Penjara

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Kgs Mashun, SH melalui JPU pengganti Prita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *