Hotspot Terdeteksi, Bupati Instruksikan Tim Turun ke Lapangan

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Instruksi Bupati Musi Banyuasin (Muba) HM Toha Tohet, SH untuk memperkuat kewaspadaan dan bergerak cepat menindaklanjuti setiap titik panas (hotspot) Karhutla, langsung direspons jajaran terkait.

Menindaklanjuti pantauan satelit NASA-NOAA20 yang mendeteksi adanya hotspot di wilayah Kecamatan Babat Toman, Tim Karhutla Posko Siaga Darurat Karhutla Kabupaten Muba langsung melakukan groundcheck (GC) ke lokasi, Jumat (28/8/2026).

Kepala BPBD Muba Marko Susanto, SSTP, MSi mengatakan, tindak lanjut terhadap setiap informasi hotspot dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini dan pencegahan Karhutla.

“Begitu mendapatkan informasi hotspot dari pantauan satelit, tim di Posko Babat Toman langsung berkoordinasi dan melakukan groundcheck ke lokasi. Hasil pengecekan, titik hotspot berada di Desa Kasmaran,” ujar Marko.

Setelah dilakukan penyisiran di sekitar lokasi, tim memastikan api telah padam. Kondisi lahan juga dinyatakan aman dan terkendali. “Dari hasil pengecekan, api sudah padam dan kondisi saat ini aman terkendali,” jelasnya.

Tulisan lainnya :   HD Dorong SMA Negeri Ketapat Bening Menjadi Role Model

Berdasarkan hasil pendataan lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan sekitar 0,5 hektare. Lahan tersebut merupakan area dengan vegetasi semak belukar dan bekas tebas tumbang, dengan jenis tanah mineral.

Sementara itu, Bupati Muba HM Toha Tohet SH menegaskan bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara cepat, terkoordinasi dan tidak menunggu api membesar.

Menurutnya, keberadaan hotspot harus segera ditindaklanjuti dengan pengecekan langsung di lapangan agar potensi kebakaran dapat dikendalikan sedini mungkin.

“Setiap informasi hotspot harus segera ditindaklanjuti. Jangan menunggu api membesar. Deteksi dini dan gerak cepat di lapangan menjadi kunci dalam mencegah Karhutla meluas,” tegas Bupati Toha Tohet.

Ia juga mengapresiasi sinergi TNI, Satpol PP, BPBD dan masyarakat dalam melakukan pengecekan serta memastikan api di Desa Kasmaran telah padam.

Tulisan lainnya :   Dibangun Ruang Publik dan Panggung Kreatif

“Koordinasi dan kesiapsiagaan harus terus diperkuat. Kita ingin setiap titik yang terindikasi panas bisa segera dicek dan ditangani, sehingga tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.

Tak berhenti di sana, pada Jumat siang hingga sore, BPBD Muba kembali menerima laporan kebakaran Karhutbunla di tiga lokasi berbeda dalam Kecamatan Sekayu.

Tiga lokasi tersebut yakni di Jalan KH Ahmad Dahlan, Kelurahan Serasan Jaya, Kecamatan Sekayu, tepatnya di belakang Hotel Pavilion; Perumahan Kurma, Jalan Sekayu-Muara Teladan, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu; serta Perumahan Badarudin, Kelurahan Kayuara, Kecamatan Sekayu.

Laporan dari masyarakat diterima sekitar pukul 13.21 WIB. Menindaklanjuti laporan tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Muba melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik meneruskan perintah kepada Kasi Tanggap Darurat untuk mengerahkan Tim Piket menuju lokasi kejadian. (rya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *