SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Hingga 23 Agustus 2026 akumulasi titik api (hotspot) di wilayah Provinsi Sumatera Selatan sebanyak 12.956 titik api, dengan lahan yang terbakar seluas 1.926 Ha.
Dari jumlah itu, pada Juli 2026 sebanyak 2.096 titik api, dan meningkat tajam pada Agustus 2026 sebanyak 8.044 titik api.
Penyumpang terbanyak titik api adalah Kabupaten Ogan Komering Ilir sebanyak 2.435 titik, diikuti Kabupaten Muba: 2.139 titik api, dan Muaraenim sebanyak 1.993 titik.
Demikian dijelaskan Kepala Pelaksana BPBD Sumsel, M Iqbal Alisyahbana di hadapan rapat yang dipimpin langsung Presiden Prabowo di ruang VVIV Bandara SMB II Palembang, Senin (24/8/2026.
Sementara dalam lanjutan penjelasannya di hadapan presiden, Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan sekarang masih ada sekitar 200 titik api yang tersebar di wilayah Sumsel. (gih)








