Delapan Kelurahan di Palembang Pilot Project Ruang Bersama

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG – Sebanyak delapan kelurahan di Kota Palembang terpilih menjadi pilot project penyediaan Ruang Bersama Indonesia (RBI). Program ini menjadi langkah awal untuk membangun ruang-ruang masyarakat yang inklusif, aman, produktif, dan mampu menjawab kebutuhan warga di tingkat kelurahan.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Palembang Ratu Dewa saat melaunching Ruang Bersama Indonesia di Kelurahan Plaju, Rabu (30/9/2026). Adapun delapan kelurahan yang menjadi percontohan tersebut yakni Kelurahan Plaju Ulu, Kelurahan Lorok Pakjo, Kelurahan 3-4 Ulu, Kelurahan Sungai Selayur, Kelurahan Talang Jambe, Kelurahan Srijaya, Kelurahan Talang Aman, dan Kelurahan Ario Kemuning.

“Saya mengharapkan sekali dengan terpilihnya delapan kelurahan ini sebagai pilot project, Ruang Bersama Indonesia bukan sebatas hanya dilaunching saja,” tegas Ratu Dewa.

Ia menekankan agar RBI tersebut dioptimalkan fungsinya, terutama untuk pemberdayaan kelompok rentan seperti perempuan, lansia, dan anak-anak.

Tulisan lainnya :   Palembang Jumput Bola Verifikasi Kependudukan

“Di dalam RBI ini harus ada optimalisasi kerja karena di sana ada kaum perempuan, lansia, anak-anak, hal ini menjadi pemberdayaan yang harus diutamakan. Selain delapan kelurahan yang menjadi sampel, saya juga akan minta di 18 kecamatan dan 107 kelurahan harus ada,” ujarnya.

Menurutnya, RBI dihadirkan untuk menciptakan lingkungan yang ramah anak, memberikan kesempatan kepada perempuan untuk mengembangkan potensi dan kepemimpinannya, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong masyarakat menyelesaikan persoalan di lingkungannya secara bersama-sama.

“Kita ingin agar Ruang Bersama Indonesia benar-benar menjadi ruang milik bersama, tempat setiap warga merasa diterima, dihargai, didengar, dan memiliki kesempatan yang sama untuk berkontribusi,” katanya.

Tulisan lainnya :   Senam Kriya Adopsi Kearifan Lokal Sumsel

Ratu Dewa mengajak seluruh masyarakat di delapan kelurahan penerima program untuk bersama-sama menjaga, merawat, dan menghidupkan RBI.Pada kesempatan itu, ia juga menegaskan kepada para camat dan lurah agar RBI benar-benar diintegrasikan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat yang telah berjalan.

“Jadikan ruang ini sebagai pusat kegiatan yang aktif, inovatif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga. Kepada seluruh masyarakat, saya juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi dan kepercayaannya. Mari kita jadikan Ruang Bersama Indonesia sebagai contoh bahwa ketika pemerintah dan masyarakat berjalan bersama, maka berbagai program pembangunan dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan,” ungkapnya.

“Saya berharap delapan kelurahan ini dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi kelurahan-kelurahan lainnya di Kota Palembang,” tutupnya. (nda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *