SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) merespon keluhan warga terkait kerusakan jalan penghubung Desa Keramat Jaya dan Desa Kertajaya, Kecamatan Sungai Keruh.
Langkah ini diambil setelah video aksi protes sejumlah ibu rumah tangga yang mengkritik kondisi jalan seperti “kubangan kerbau” viral di media sosial.
Bupati Muba, M. Toha, SH langsung menginstruksikan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk melakukan peninjauan teknis dan langkah perbaikan di lokasi tersebut.
Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan prioritas utama karena menjadi urat nadi perekonomian masyarakat.
”Kami sudah perintahkan tim teknis dari Dinas PUPR untuk mengecek lokasi jalan penghubung Keramat Jaya dan Kertajaya. Perbaikan ini mendesak karena menyangkut mobilitas warga,” tegas Bupati Toha melalui keterangan resminya
Apresiasi warga dan peran viralnya keluhan warga di media massa menjadi jembatan efektif bagi aspirasi masyarakat pelosok.
Jalur penghubung antar desa tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak parah dengan lumpur pekat dan titik-titik amblas. Kondisi ini menyulitkan anak-anak sekolah dan menghambat distribusi hasil bumi warga.
Kini, warga menantikan kehadiran alat berat di lokasi untuk memulai pengerjaan fisik. Mereka berharap sinergi antara masyarakat, media, dan pemerintah terus terjaga guna memastikan pembangunan menyentuh wilayah-wilayah terpencil di Bumi Serasan Sekate. (rya/*)
Editor: Ferly














