Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Pj Gubernur Sumsel, AGus Fatoni saat menerima sejumlah pejabat OKU Selatan di Griya Agung, Sabtu (4/5/2024).Foto: Humas Pemprov Sumsel.
Pj Gubernur Sumsel, AGus Fatoni saat menerima sejumlah pejabat OKU Selatan di Griya Agung, Sabtu (4/5/2024).Foto: Humas Pemprov Sumsel.

SK Pelantikan Pejabat OKU Selatan Dibatalkan, Pemprov Jembatan ke Mendagri

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel siap menjadi jembatan sebagai koordinasi bagi 17 Kabupaten/Kota di Sumsel dalam membantu proses legalitas pelantikan pejabat menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Hal ini dikarenakan terbitnya pembatalan Surat Keputusan (SK) pelantikan Pejabat Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri).

Namun, SK pembatalan tersebut juga terjadi pada sejumlah daerah di Indonesia dan ada tiga Kabupaten di Sumsel yang terdampak, yaitu Kabupaten OKU Selatan, Musi Rawas (Mura) dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Menanggapi hal tersebut, Pj Gubernur Sumsel Agus Fatoni mengatakan pihaknya segera menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait penjelasannya.

“Posisi pelantikan dimulai dari nol lagi, nanti Pemprov Sumsel akan proses melalui OPD terkait,” kata Fatoni saat menerima audiensi dengan Sekretaris Daerah (Sekda) OKU Selatan, M Rahmatullah di Griya Agung Palembang, Sabtu (4/5/2024).

Tulisan lainnya :   Stok Kosong, Vaksinasi Covid-19 di Lubuklinggau Disetop

Selain membahas SK Pejabat oleh Mendagri, Fatoni juga menyoroti soal rencana reaktivasi Bandara Gatot Subroto Way Kanan untuk segera didiskusikan lebih lanjut. Terutama terkait dengan legalitas yang menjadi tanggung jawab dari masing-masing daerah.

Melalui kesempatan ini, Sekda OKU Selatan M. Rahmatullah menyampaikan sejumlah kegiatan di Kabupaten OKU Selatan yang membutuhkan peran Pj Gubernur dalam penyelesaiannya. Di antaranya terkait dengan tindaklanjut pembatalan SK pelantikan pejabat administrator dan pengawas oleh Mendagri, persiapan pelaksanaan Pilkada dan perkembangan aktivasi Bandara Gatot Subroto Way Kanan.

“Saya  melaporkan terkait kondisi OKU Selatan, yakni tindak lanjut pelantikan, dimana OKU Selatan salah satu daerah yang menyelenggarakan pelantikan tanggal 22 Maret 2024 kemarin dan dibatalkan. Kami berharap Pak Gubernur membantu menjembatani perihal ini karena terdapat pejabat seperti camat, lurah yang masih belum terisi karena ini kaitannya langsung dengan masyarakat,” ucap Rahmatullah.

Tulisan lainnya :   Kebut Realisasi Tata Kelola Sumur Minyak, Sandi Datangi Kementerian ESDM

“Untuk dana Pilkada sudah salurkan 40 persen dan 60 persen lagi akan disalurkan tahun ini. Kami juga sudah melakukan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan TNI Polri,” sambungnya.

Sementara itu, terkait perkembagan reaktivasi Bandara Gatot Subroto di Way Kanan, Pemkab OKU Selatan sudah melakukan penjabaran APBD terkait kewajiban Kabupaten OKU Selatan.

“Mudah-mudahan sesegera mungkin akan disalurkan ke Way Kanan sesuai dari Bina Keuangan Daerah terkait prosedur apa-apa yang harus dilakukan,” kata dia. (gih)

Editor: Ferly

Check Also

Nenek Rogaya sengaja mendatangi Sekda Muba, Apriyadi untuk berterima kasih, Jumat (12/7/2024). Foto: Kominfo Muba.

Pulang Haji Rogaya Temui Apriyadi

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Rogaya (71), nenek dari Kampung V Kecamatan Sekayu, Jumat (12/7/2024) pagi menemui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *