Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Ilustrasi grafis potensi hujan di Sumsel. Foto: BMKG Palembang.
Ilustrasi grafis potensi hujan di Sumsel. Foto: BMKG Palembang.

Cuaca Ekstrem Hingga Sepekan, Palembang Waspada Banjir

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Dalam dua pekan terakhir setidaknya ada dua kasus banjir yang merendam jalanan dan permukiman penduduk yang dikeluhkan masyarakat Palembang.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem, terutama dalam sepekan ke depan. Terutama saat ini telah diperkirakan bahwa musim penghujan akan berlangsung hingga Mei mendatang, artinya hujan akan turun dengan intensitas sedang hingga lebat.

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, ST., M.Si. mengatakan kondisi cuaca sepekan ke depan akan diwarnai adanya peningkatan curah hujan dengan intensitas bervariasi.

“Khusus Kota Palembang sekitarnya diwaspadai adanya banjir genangan di wilayah perkotaan, maupun genangan yang ada pemukiman di sekitaran bantaran Sungai Musi,” katanya.

Tulisan lainnya :   Juara di Medan, Ganda Putri Sumsel Belva-Zahnas Tembus Pelatwil Barat

Kondisi ini dipicu oleh aktifnya beberapa fenomena dinamika atmosfer, antara lain aktivitas gelombang atmosfer Rossby Ekuatorial yang diprakirakan aktif di sebagian wilayah Sumatra Bagian Selatan, yang dapat meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut dalam sepekan ke depan.

Selain itu faktor labilitas atmosfer pada skala lokal yang terpantau masih cukup kuat juga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).

Beberapa wilayah yang perlu diwaspadai adalah wilayah Musi Rawas Utara, Lubuk Linggau, Musi Rawas, Lahat, Empat Lawang, Oku Selatan, Pagar Alam, Muara Enim, Oku dan Ogan Ilir.

“Kombinasi pengaruh fenomena-fenomena tersebut diprakirakan menimbulkan potensi hujan dengan intensitas sedang-lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang dengan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin. Kondisi ini berlangsung sebagian wilayah Sumatera Selatan hingga 21 April 2024,” jelasnya.

Tulisan lainnya :   Demo Tuntut Pembayaran Upah dan Pesangon Dipercepat, Layanan BRI Palembang Sempat Terhenti

Hal lain yang perlu diwaspadai adalah fenomena Antecedent Precipitation, yaitu terjadinya curah hujan yang turun beberapa hari sebelumnya dengan kemungkinan dapat memperparah dampak cuaca ekstrem, karena posisi pori pori tanah sudah jenuh air, sehingga ketika hujan turun lagi akan menjadi air limpasan di permukaan tanah dan memicu banjir bandang serta longsoran. (nda)

Editor: Edi

Check Also

Dua rumah dan dua bedeng di Jalan Hamzah Kuncit, RT 05 RW 01, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring Kota Palembang diamuk si jago merah, Kamis (18/7/2024). Foto: screenshot medsos.

Rumah dan Bedeng di Jalan Tuan Kentang Ludes

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Dua rumah dan dua bedeng di Jalan Hamzah Kuncit, RT 05 RW 01, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *