Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD

Bisnis Sabu, Siti dan Bambang Untung Masing-masing Rp 10 Juta

SUMSELHHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pria dan wanita ditangkap Polda Sumsel di Sekanak Lambidaro, Palembang, ternyata tak diupah. Keduanya mengambil untung dari penjualan sabu.

Hal itu berdasarkan pengakuan tersangka Siti Nurjanah (30) dan temannya Bambang Suteja (46), setelah menjalani pemeriksaan oleh Ditres Narkoba Polda Sumsel.

Kepada polisi, tersangka Siti mengaku sudah lima kali mengambil paket ukuran kecil dengan bandarnya berinisial OT yang kini menjadi DPO Polda Sumsel.

Tersangka Siti dan Bambang tidak meminta upah, tetapi mengambil untung atau selisih harga dari sabu-sabu yang akan dijualnya kembali kepada orang yang memesannya.

Tulisan lainnya :   Naik Ferris Wheel G-Walk Citraland, Soal Keamanan Ini Kata Pengelola

“Untuk sabu yang akan ditawarkan kepada petugas yang melakukan undercover, harga awalnya Rp 58 juta, itu dari OT (DPO),” kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumsel AKBP Dudi Novery SE didampingi Kanit 1 AKP Yetty Gultom SH.

Lalu, sabu itu dijual tersangka Siti senilai Rp 65 juta kepada tersangka Bambang. “Dan oleh tersangka Bambang sabu itu dijual kembali seharga Rp 72 juta kepada anggota yang melakukan undercover buy di dalam mobil tersangka dengan harapan mendapat untung,” ujar AKBP Dudi.

Diketahui, seorang pria dan wanita yang ditangkap Polda Sumsel di kawasan Taman Sekanak Lambidaro Palembang ternyata kurir sabu-sabu kawakan.

Tulisan lainnya :   Gambo Muba Bertengger di Stand UP2K Jambore PKK di TMII

Kedua tersangka yang diamankan, yakni Siti Nurjanah (30), warga Jalan Pangeran Sido Ing Kenayan, Lorong Hidayah, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Gandus Kota Palembang.

Dan temannya Bambang Suteja (46), warga Perum Citra Tanah Mas, Keluraha Tanah Mas, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin.

Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Sumsel AKBP Dudi Novery SE didampingi Kanit 1 AKP Yetty Gultom SH mengatakan kedua tersangka diringkus saat pihaknya melakukan undercover buy. (Ela)

Editor : Ferly

Check Also

Romadoni, pemilik bunker solar subsidi, menjalani sidang tuntutan di PN Palembang, Senin (24/6/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Pemilik Banker Solar Dituntut 15 Bulan Penjara

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Kgs Mashun, SH melalui JPU pengganti Prita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *