Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Petugas menyisir sejumlah titik yang jadi tempat mangkal pengemis dan anak jalanan, Senin (1/4/2024). Foto: Sumselheadline/Pitria.
Petugas menyisir sejumlah titik yang jadi tempat mangkal pengemis dan anak jalanan, Senin (1/4/2024). Foto: Sumselheadline/Pitria.

Mendekati Lebaran Idul Fitri, Pengemis dan Gelandangan Meningkat

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pengemis, gelandangan dan Anak Jalanan (Anjal) mulai ramai di lampu merah dan jalanan Kota Palembang sejak awal Ramadhan.

Bahkan fenomena tahunan ini semakin ramai saat mendekati lebaran Idul Fitri. Mereka tetap muncul lantaran banyaknya orang yang masih memberi mereka uang di jalanan.

Kasi Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Enos Fredrik mengatakan, memang bulan puasa selalu dijadikan para pengemis dan gelandangan untuk mencari nafkah yang menyenangkan.

“Mengingat di bulan puasa biasanya masyarakat lebih suka memberi dibandingkan dengan sebelum bulan puasa. Fenomena ini bukan saja di kota Palembang tapi di kota-kota lainnya,” katanya.

Menghadapi fenomena ini, Upaya dari dinsos kota Palembang sendiri untuk memberantas anjal, gelandangan dan pengemis serta lain-lain dengan tim penjangkauan.

“Kita setiap hari tanpa libur dari hari senin sampai minggu menjangkau, Gepeng (gelandangan dan pengemis), badut, anak jalanan, manusia silver, ODGJ, dan lainnya,” katanya.

Terutama di 14 titik lampu merah atau lebih seperti yang dilakukan Tim Penjangkauan Dinas Sosial Kota Palembang, Penjangkauan di BKB, Penjangkauan di Simpang Jakabaring, Penjangkauan di Simpang M.Isa, Penjangkauan di Simpang Rajawali.

Tulisan lainnya :   Hendak Tawuran, Lima Remaja Diamankan Tim Gabungan

Kemudian Penjangkauan di Simpang Charitas, Penjangkauan di Simpang DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Penjangkauan di Simpang Angkatan 45, Penjangkauan di Simpang Polda, Penjangkauan di Simpang Patal, Penjangkauan di Simpang Nurdin Panji.

Lanjut, Penjangkauan di Simpang Bandara, Penjangkauan di Simpang Tanjung Api Api, Pembinaan Manusia Karung di Sepanjang Jalan Kol H Burlian, Pembinaan Manusia gerobak di sekitaran Kol H burlian, Penjangkauan di Simpang Alang Alang Lebar, Penjangkauan di Simpang Macan Lindungan, Terjaring Badut di Simpang Parameswara, Penjangkauan di Simpang Taqwa, Penjangkauan di Simpang Sushi Tei.

“Yang utama di 14 titik lampu merah, tetapi tidak menutup kemungkinan di tempat lain jalan protokol kota palembang mengingat mereka selalu berpindah-pindah,” katanya.

Bagi yang terjaring, dilakukan BAP, kemudian petugas memberikan edukasi / peringatan kepada mereka bahwa bahaya yang dapat timbul akibat mereka mengemis di lampu merah baik tindak kriminal dan lakalantas.

“Untuk sementara ini kita proses, BAP kita kasih peringatan, sanksi,edukasi, dan pendataan, sembari menunggu rumah singgah kita yang bisa digunakan nantinya, karena sejak undang-undang no 23/2014 kita Kota Palembang tidak lagi memiliki panti, karena panti dialihkan ke propinsi,” katanya.

Tulisan lainnya :   Sering Macet, Jalan di Depan PIM Dipasang Barrier

Selain itu, tindakan pencegahan setiap hari yang juga lakukan dengan memberikan peringatan kepada penguna jalan melalui sound agar jangan memberikan sedekah di lampu-lampu merah.

“Memberi sumbangan di lampu merah ini melanggar perda no 12 tahun 2013, karena yang memberi atau menerima sama – sama dikenakan denda 3 bulan kurungan dan sebesar – besarnya membayar Rp50 juta,” katanya.

Maka itu, himbauan untuk masyarakat kota palembang, tolong jangan memberi sedekah dilampu – lampu merah, kalau mau memberi sedekah ditempat yang resmi disediakan pemerintah contoh Masjid, Panti asuhan, Badan amil zakat, dll.

“Sebab kalau kita memberi di lampu merah sama saja kita memberikan pekerjaan mereka disitu, menjadikan mereka pemalas yang akan menimbulkan ketidak nyaman, kriminal, dan ketidaksedapan dipandang mata karena banyaknya anjal di lampu merah,” katanya. (Nda)

Editor: Edi

Check Also

Pj Walikota Palembang, A Damenta meninjau anak sungai di 11 Ulu, Jumat (12/7/2024). Foto: Kominfo Palembang.

Tinjau Pemberssihan Sungai, Walikota Imbau Warga Peduli Lingkungan

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pj Walikota Palembang, Dr A Damenta, Mag.rer.publ, CGCAE kembali meninjau pelaksanaan gotong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *