Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Safitri Irwan, Kakanwil Depag Sumsel. Foto: Dok Sumselheadline.
Safitri Irwan, Kakanwil Depag Sumsel. Foto: Dok Sumselheadline.

Pelunasan BPIH Diperpanjang, 6.404 Jemaah Sumsel Sudah Lunasi

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Masa pelunasan Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) jemaah reguler telah diperpanjang oleh Kementerian Agama hingga 23 Februari 2024.

Kakanwil Kemenag Sumsel H. Syafitri Irwan mengatakan, dari total kuota haji Sumsel 7.295, sudah 88 persen melunasi BPIH. Maka melihat progres pelunasan, Kemenag memperpanjang masa pelunasan.

Dari sebelumnya masa pelunasan Tahap I BPIH 1445 H sudah dibuka sejak 10 Januari 2024 dan semula terjadwal ditutup pada 12 Februari 2024, pelunasan biaya haji bagi jemaah reguler diperpanjang hingga 23 Februari 2024.

“Alhamdulillah 6.404 Calon Jamaah Haji (CJH) Sumatera Selatan (Sumsel) atau 88 persen dari kuota Sumsel telah melakukan pelunasan,” katanya, Selasa (13/2/2024).

Tulisan lainnya :   Terkait Penjualan Asrama Mahasiswa, Kejati Sumsel Periksa 24 Saksi

Menurut Syafitri, kuota haji Indonesia tahun ini sebesar 221.000 jemaah. Indonesia kemudian mendapat tambahan sebesar 20.000 sehingga jumlah kuota Indonesia menjadi 241.000 jemaah.

Sumsel sendiri mendapatkan kuota sebesar 7.012 jemaah ditambah kuota tambahan 283 jemaah sehingga kuota jemaah Sumsel tahun ini total berjumlah 7.295.

“Jemaah haji yang berhak melunasi tapi belum memeriksakan kesehatan, kiranya segera melakukannya sehingga memenuhi syarat isthitaah dan bisa melunasi biaya haji,” imbaunya.

Sementara itu, Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Sumsel H. Armet Dachil menambahkan, pelunasan tahap kedua diperuntukkan bagi empat kategori.

Tulisan lainnya :   Luminor Hotel Palembang Tawarkan Paket Wedding

“Yaitu jemaah yang belum melakukan pelunasan pada tahap pertama karena gagal sistem, pendamping jemaah haji lanjut usia, jemaah haji penggabungan suami/isteri dan anak kandung/orangtua yang terpisah, serta pendamping jemaah haji penyandang disabilitas,” jelas Armet.

Armet juga meminta petugas Kemenag Kabupaten/Kota agar segera menginput data usulan jemaah yang akan melunasi pada tahap kedua. Batas akhir input data pengajuan pendampingan lansia, penggabungan mahram, dan pendamping penyandang disabilitas yang semula berakhir pada 27 Februari 2024 disesuaikan menjadi 7 Maret 2024. (Nda)

Editor: Edi

Check Also

Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Elen Setiadi, S.H, M. S.E, menerima audiensi Founder Tritrade Indonesia Sangga Buana, dalam arangka festival viral foot, Rabu (24/7/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Segera Digelar Festival Viral Food 2024

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, SH, MSE menerima audiensi Founder …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *