Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
ES (23), warga Tulung Selapan, Kabupaten OKI yang ditangkap jajaran Polda Sumsel, ditunjukkan saat pers rilis Polda Sumsel, Rabu (27/9/2023). Foto : Sumselheadline/Ela.
ES (23), warga Tulung Selapan, Kabupaten OKI yang ditangkap jajaran Polda Sumsel, ditunjukkan saat pers rilis Polda Sumsel, Rabu (27/9/2023). Foto : Sumselheadline/Ela.

Bermula Buka Aplikasi APK, Rekening Terkuras Rp 2,4 Miliar

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel berhasil mengungkap kasus peretasan nomor rekening milik warga Palembang, hingga korban kehilangan uang Rp 2,4 miliar.

Petugas mengamankan seorang pelakunya berinisial ES (23), yang merupakan warga Tulung Selapan, Kabupaten OKI. Dia diamankan saat berada di Dusun Talang Petai, Desa Ulak Kedondong, Kecamatan Cengal, OKI.

Plt Direktur Ditreskrimsus Polda Sumsel AKBP Putu Yudha Prawira SIK MH didampingi Kasubdit 5 Siber AKBP Fitriyanti SE menjelaskan, modus tersangka yakni mengirimkan aplikasi APK surat tilang elektronik.

“Jadi, korban ini menerima APK surat tilang elektronik melalui ponsel android miliknya saat berada di Jakarta,” ujar AKBP Putu Yudha saat merilis kasusnya Rabu (27/9/2023) siang.

Tulisan lainnya :   Usulkan Buka Kembali Penerbangan Langsung Palembang-Jeddah

Saat kejadian, Rabu 7 Juni 2023 korban tengah berada di Indomaret, Jalan Garuda, Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat. “Pelaku ini mengaku sebagai polisi yang mengirimkan file APK surat tilang elektronik dan dibuka oleh korban,” ujarnya.

Setelah aplikasi APK dibuka korban, tersangka kangsung menyadap isi SMS korban, seluruh isi SMS yang masuk ke Hp korban langsung diketahui. Tersangka kemudian meretas email korban dengan cara mengambil kode OTP yang ada di SMS Hp korban,” jelasnya.

Oleh tersangka, login akun mobile banking menggunakan username banking korban yang ada di email juga berhasil diretas. Lalu, tersangka masuk ke link serta ke OTP yang masuk ke SMS Hp korban yang sudah disadap oleh tersangka sebelumnya.”Kemana saja uang korban yang berhasil dikuras oleh pelaku saat ini masih dalam penyelidikan kita,” katanya.

Tulisan lainnya :   BP3MI Sumsel dan Subdit PPA Polda Gagalkan Percobaan TPPO

Dari pengakuan tersangka, kata Putu Yudha, dia sudah melakukan aksi serupa sejak tahun 2022 lalu.”Nomor Hp milik korban yang bisa diacak dan diretas oleh pelaku adalah nomor 0811. Pelaku ini memilihnya secara acak,” tambahnya.

Terkait 20 buah rekening dan APK tersebut diakui tersangka lagi dibelinya di media sosial.”Masih kita dalami asal pembelian 20 nomor rekening yang digunakan pelaku untuk memindahkan uang sebanyak Rp2,4 miliar dari rekening korban,” pungkasnya. (Ela)

Editor : Ferly

Check Also

Romadoni, pemilik bunker solar subsidi, menjalani sidang tuntutan di PN Palembang, Senin (24/6/2024). Foto: Sumselheadline/Ela.

Pemilik Banker Solar Dituntut 15 Bulan Penjara

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejati Sumsel Kgs Mashun, SH melalui JPU pengganti Prita …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *