Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Pj Bupati Muba, Apriyadi menyerahkan secara simbolis sertifikat remisi pada sejumlah nara pidana pengunhuni Lapas Sekayu, Kamis (17/8/2023). Foto : Dinkominfo MUba.
Pj Bupati Muba, Apriyadi menyerahkan secara simbolis sertifikat remisi pada sejumlah nara pidana pengunhuni Lapas Sekayu, Kamis (17/8/2023). Foto : Dinkominfo MUba.

Ini Pesan Pj Bupati Apriyadi Kepada Para Napi

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Usai melaksanakan upacara detik-detik peringatan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78, Pj Bupati Musi Banyuasin (Muba) dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat lainnya langsung ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sekayu, Kamis (17/8/2023).

Dalam kesempatan tersebut Pj Bupati Apriyadi menyerahkan remisi kepada narapidana sebanyak 807 orang dan langsung bebas 17 orang. Dirinya mengajak para warga binaan terutama yang mendapatkan remisi bebas, untuk kembali ke keluarga masing-masing dan menanamkan kebaikan dalam aktivitas sehari-hari.

“Pesan kami terutama yang mendapat remisi bebas selamat kembali ke keluarga masing-masing. Tinggalkan kenangan yang tidak baik selama di Lapas dan bawa yang baik saja. Prinsipnya kapada yang akan bebas harus mengubah diri, jangan lagi mengulangi perbuatan yang salah, menyebabkan kalian masuk ke Lapas,”ucapnya.

Apriyadi juga mengucapkan selamat kepada yang mendapatkan remisi, tapi belum bebas dan berpesan, untuk menjalani sisa tahanan dengan ikhlas, serta ikuti program kegiatan di Lapas sehungga keluar nanti bisa menjadi yang bermanfaat baik bagi diri sendiri untuk meneruskan kehidupan akan datang di tengah-tengah masyarakat.

Tulisan lainnya :   Kudeta Demokrat, Pakar HTN Curiga Terkait dengan Amandemen UUD'45

Disamping itu, Pj Bupati Muba akan terus mendukung program pembinaan di Lapas Kelas IIB Sekayu terutama di bidang pembinaan keagamaan, misalnya alumni warga Lapas keluar nanti bisa memandikan dan menyolatkan jenazah, sehinga selain menjalani hukuman selama di Lapas paling tidak ada perubahan atau keterampilan yang bisa dilakukan.

“Selanjutnya selain dapat program imformal kita juga nanti akan mengusulkan agar warga Lapas bisa dapat pendidikan formal. Kita fasilitasi sekolah seperti SMP, SMA sederajat atau sekolah paket hingga kuliah. Tenaga pendidiknya tidak harus datang setiap ke Lapas tapi bisa melalui kelas zoom meeting,” ujar Apriyadi.

Sementara itu Kepala Lapas Kelas IIB Sekayu Ronald Heru Praptama AMd IP SH MH menyebutkan pada HUT RI ke-78 ini tercatat ada sebanyak 807 warga binaan yang mendapatkan remisi dari 1050 warga binaan. “Tahun ini untuk remisi kemerdekaan ada 807 yang menerima, semuanya berstatus warga binaan,” ungkapnya.

Tulisan lainnya :   Atlet Berkuda 3D Stable Sumsel Raih Medali di Equestrian Solidarity Challange

Dikatakan Heru, dari jumlah tersebut, sebanyak 23 warga binaan dinyatakan bebas atau habis masa tahanan pokok. Namun, karena ada 6 warga binaan yang harus menjalani masa hukuman subsider, sehingga kebebasan nya tertunda.

“Jadi, warga binaan yang memang benar-benar bebas itu ada 17 orang, 6 lagi harus jalani masa hukuman subsider,” kata dia.

Lebih lanjut Heru mengatakan, para warga binaan yang mendapatkan remisi, dipastikan telah memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Seperti berkelakuan baik selama menjalani masa tahanan dan telah menjalani tahanan lebih dari enam bulan.

“Untuk yang dinyatakan bebas, semoga dapat segera beradaptasi dengan kehidupan masyarakat umum. Tolong laksanakan apa yang sudah kami ajarkan disini, daan kami berharap tidak kembali lagi,” pungkasnya. (rya)

Editor : Ferly

Check Also

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni bersama sejumlah pejabat saat hadir di parpurna HUT Kota Palembang, Minggu (16/6/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Pemprov Sumsel Komitmen Bantu Dana Pembangunan Kabupaten-Kota

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Penjabat Gubernur Sumatera Selatan, Agus Fatoni mengatakan berkomitmen mendorong percepatan pembangunan di 17 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *