Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD

Bandara Abdul Hamid Sekayu Bakal Kembali Dibuka, Ini Kegunaannya

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pemkab Musi Banyuasin melalui Dinas Perhubungan Kabupaten Muba menggelar rapat membah masterplan Bandara Pangeran Abdul Hamid Sekayu, Kamis (25/5/2023). Rapat berlangsung di kantor Perwakilan Pemkab Musi Banyuasin di Palembang.

Rapat ini dipimpin Pj Bupati Muba H Apriyadi diwakili kepala Dinas BPBD H Pathi Ridwan yang pernah menjabat sebagai Kadishub Muba, didampingi Plt Sekretaris Dishub Muba Ahmad Wendiansa, perwakilan Bappeda Muba Amran Syarif . Hadir pula perwakilan Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan RI Willy Adrian.

Rapat merupakan salah satu upaya untuk mempercepat rencana operasikan bandara dan percepatan.

Pathi Ridwan memaparkan bahwa Bandar Udara Pangeran Abdul Hamid Berdasarkan Register Bandar Udara No. 066/RBU-DBU/11/2020 berupa bandara khusus-domestic (Private-Domestic) untuk kegiatan flying school dan menunjang kegiatan Polteknik Palembang), dengan penyelenggara Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Bandar Udara Pangeran Abdul Hamid Pemerintahan Daerah Kabupaten Muba.

Rencana operasional bandar udara Pangeran Abdul Hamid Sekayu sebagai penerbangan komersil, charter, Politeknik Penerbangan (Poltekbang)/ sekolah penerbangan dan maintenance pesawat.

Tulisan lainnya :   Angkutan Lebaran 2024, Penumpang KA Palembang Meningkat 18 Persen

Menurutnya, keberadaan bandar udara pangeran Abdul Hamid ke kepannya dapat mendorong peningkatan agenda pariwisata maupun event olahraga skala nasional dan internasional di Kabupaten Muba, serta menjadi pintu masuk dan keluarnya berbagai potensi ekonomi yang besar di Kabupaten Muba.

Adapun maksud menyusun Masterplan Bandara Pangeran Abdul Hamid di Kabupaten Musi Banyuasin ini, kaitannya untuk menunjang kebutuhan jasa transportasi udara di masa akan datang, guna mendukung serta mengantisipasi pengembangan sosial ekonomi di Provinsi Sumatera Selatan.

Untuk itu, lanjut Pathi, pak Pj Bupati Muba H Apriyadi berharap pihak Kementerian Perhubungan RI
mensupport dan membantu kelancaran proses pelaksanaannya. Sehingga Bandara Pangeran Abdul Hamid di Sekayu ini beserta penngembangan poltekbang juga segera terealisasikan dengan baik.

“Pemkab Muba komitmen dan sangat serius untuk mempercepat realisasi operasional Bandara Pangeran Abdul Hamid di Sekayu. Selain itu, Pemkab juga sudah melakukan MOU dengan Politeknik Penerbangan (Poltekbang), dan telah siap menghibahkan lahan. Pada prinsipnya, kehadiran Bandara Pangeran Abdul Hamid di Sekayu ini bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Muba, bermanfaat dalam berbagai sektor,” ungkap Pathi.

Tulisan lainnya :   Sumsel Harus Jadi Pemain Utama Produksi Kopi

Menanggapi hal yang disampaikan, Perwakilan Direktur Bandar Udara Kementerian Perhubungan RI Willy Adrian menyatakan bahwa pihaknya mendukung upaya Pemkab Muba dalam mengembangkan sekolah penerbangan di Kabupaten Muba.

“Secara garis besar dalam pengembangan sekolah penerbangan dan maintenance pesawat masih memerlukan kerja lebih lanjut guna mendapatkan hasil yang maksimal. Kita juga siap mendukung dan membantu terkait dengan Rencana operasional bandar udara Pangeran Abdul Hamid Sekayu sebagai penerbangan komersil, charter, poltekbang / sekolah penerbangan dan maintenance pesawat hingga terlaksana dengan baik nantinya,” pungkasnya. (Edi)

Editor : Ferly

Check Also

Pj Gubernur Sumsel, Agus Fatoni saat mempromosikan kopi produksi Kota Pagaralam, Jumat (21/6/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Sumsel Harus Jadi Pemain Utama Produksi Kopi

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Potensi produk kopi Sumatera Selatan mencapai 26,7 persen dari total produksi kopi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *