Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Gubernur Sumsel Herman Deru mendatangi langsung pemukiman warga di Kecamatan Muara Kelingi, Mura, yang kebanjiran. Dia juga memberikan bantuan bahan pokok, Selasa (14/3/2023). Foto : Humas Pemprov Sumsel.
Gubernur Sumsel Herman Deru mendatangi langsung pemukiman warga di Kecamatan Muara Kelingi, Mura, yang kebanjiran. Dia juga memberikan bantuan bahan pokok, Selasa (14/3/2023). Foto : Humas Pemprov Sumsel.

Sambangi Rumah Warga Terendam, Ini yang Dilakukan Gubernur

SUMSELHEADLINE.COM, MUSI RAWAS – Begitu menerima laporan  bencana banjir merendam pemukiman warga  yang bermukim di sejumlah desa Kecamatan Muara Kelingi, Kabupaten Musi Rawas, Gubernur Sumsel Herman Deru, Selasa (14/3)  pagi langsung turun ke lokasi banjir.

Dalam  tunjauannya tersebut gubernur ingin memastikan secara langsng bagaimana kondisi warga yang rumahnya terendam banjir. Selain itu kehadirannya juga membawa bantuan yang diperuntukan bagi warga yang terdampak genangan banjir yang hampir setinggi badan orang dewasa.

Dengan didampingi Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud,  Gubernur Herman Deru menyambangi satu persatu rumah warga yang terendam banjir akibat meluapnya Sungai Kelingi  dan Sungai Musi yang terjadi dalam tiga hari terkahir. Hingga Selasa (14/3) siang, ketinggian air mencapai  3 meter lebih.

“Yang sabar dan  jaga Kesehatan ya,” ucap  Herman Deru dari atas  kepada salah satu warga yang ada di salah satu rumah yang  masih terendam banjir.

Menurut Herman Deru dari  laporan yang  diterimanya, setidaknya ada sekitar 2.258 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak banjir  tersebar di  29 desa  di Musi Rawas. Tiga desa di antaranya di Kecamatan Muara Kelingi yang  terendam cukup parah.

Tulisan lainnya :   Jalan ke Kualo Puntian Seperti Kubangan Kerbau

“Hari ini saya turun langsung meninjau banjir di Muara Kelingi untuk melihat langsung kondisi dan kesehatan warga, dan yang paling penting kita pastikan tidak ada korban jiwa,” tegasnya.
Dia mengapresiasi atas kesigapan satgas dari BPBD dan Basarnas  bersama dengan  TNI/Polri dibantu warga  yang langsung turun kelokasi banjir untuk mengevakuasi warga agar tidak terjadi dampak yang lebih parah.

“Kita akan mencari penyebabnya, hutan masih terjaga disini tapi kita akan cari penyebabnya dimana, atau  memang karena faktor curah hujan yang sangat tinggi,” imbuhnya.

Lebih jauh  Herman Deru memastikan  untuk meminimalisir dampak yang akan timbul pasca  banjir, Pemprov Sumsel bersama dengan Pemkab Musirawas  di back up  oleh PMI  telah mendirikan posko kesehatan.

“Pemprov bersama dengan pemda   dibantu PMI  mendirikan posko kesehatan mengantisipasi dampak banjir seperti penyakit gatal-gatal, demam, ispa termasuk ambulance disiapkan untuk membantu   balita dan manula yang membutuhkan pertolongan cepat,”  tambahnya.

Terkait dengan kondisi infrastruktur,   Herman Deru juga memastikan beberapa infrastruktur yang rusak akibat banjir akan diinventarisir untuk selanjutnya diperbaiki.  Termasuk Signal telepon seluler diharapkannya tidak ada gangguan.

“Infrastruktur  yang rusak   tadi ada 4 jembatan gantung yang putus dan 2  masih perlu di inspeksi serta ada beberapa rumah yang  ikut arus,” terangnya.
Dia intruksikan Bupati Mura untuk memantau penyaluran bantuan agar tepat sasaran. Seperti bantuan makanan, obat-obatan dan lainnya.

Tulisan lainnya :   Fatoni Lepas 620 Warga Mudik Gratis

“Saya minta  semua  ikut   bersama- sama menanggulangi dampak banjir ini, yang paling penting partisipasi masyarakat dan petugas desa untuk mengontrol jangan sampai ada oknum mengambil kesempatan dalam kesempitan ini. Para tokoh juga dilibatkan memantau  penyaluran bantuan yang kita  distribusikan,” tandasnya.

Dilain pihak, Dadang  (40), salah satu warga Kecamatan Muara Kelingi, mengaku sangat terharu atas kunjungan Gubernur Herman Deru meninjau warga yang terdampak banjir dan langsung merespon kebutuhan warga dengan memberikan bantuan.

“Terima kasih pak Gubernur sudah datang  langsung melihat kondisi kami disini. Terimakasih juga atas bantuannya,” ucapnya terbatabata dan haru.

Menurut Dadang  akibat banjir  ketinggian air menggenangi rumahnya setinggi 3 meter . akibatnya susah untuk beraktivitas sehingga sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah.

“Ketinggian banjir di rumah kami hampir 3 meter, hampir masuk kelantai dua. Kami kesulitan mendapatkan air bersih dan alat penerangan karena listrik padam,” pungkasnya. (fer)

Editor : Edi

Check Also

Para peserta gowes dalam rangka HUT Palembang, Sabtu (22/6/2024). Foto: Kominfo Palembang.

Gowes HUT Palembang Bertabur Hadiah

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Palembang bersama masyarakat meramaikan kegiatan sepeda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *