Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Arian saat press rilis di Mapolsek Sukarame Palembang, Kamis (1/12/2022). Foto : Sumselheadline/Ela
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Arian saat press rilis di Mapolsek Sukarame Palembang, Kamis (1/12/2022). Foto : Sumselheadline/Ela

Rindu Anak Istri, Buronan Rela Ditangkap Polisi

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Setelah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) selama sembilan bulan, pelaku pembunuhan yang menewaskan Abdul Syamsi di kawasan Pulo Gadung, Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, Anton Sujarwo (35) dibekuk anggota Reskrim Polsek Sukarami Palembang.

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari anggota polisi Polsek Sukarami yang mendapatkan informasi kalau tersangka yang kabur telah pulang ke rumahnya. Menindaklanjuti laporan tersebut polisi lalu bergerak dan menangkap tersangka saat sedang berada di rumah kontrakannya.

Menurut pengakuan tersangka, peristiwa pembunuhan tersebut bermula dari korban yang ribut dengan teman tersangka. “Teman korban itu melempar saya pakai gelas, kemudian korban bersama temannya pergi keluar dari kafe. Lalu saya kejar sampai ke Jalan Soekarno-Hatta,” ujarnya.

Tulisan lainnya :   Sambut Ramadhan 2024, Ini Daftar Pasar Murah di Palembang

“Lalu saya dan Adit mengejar korban ke arah Pulo Gadung,” ujar tersangka saat rilis tersangka di Mapolsek Sukaareme, Palembang, Kamis (1/12/2022).  Adit mengambil pisau di rumah. setelah itu bertemu dengan korban. Saat itulah dia tusuk dengan pisaunya.

Usai menusuk korban, tersangka Anton kabur ke Medan. Di rumah keluarganya selama di Medan, tersangka bekerja serabutan. “Saya balik ke Palembang, karena kangen sama anak dan istri saya. Saya tahu akan ditangkap polisi, tapi saya sudah begitu rindu dengan keluarga,” ujarnya.

Tulisan lainnya :   Pasutri Muda Mengaku Jualan Sabu Karena Hal Ini

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib didampingi Kapolsek Sukarami Kompol Dwi Satya Arian saat dikonfirmasi mengatakan tersangka ditangkap dengan barang bukti satu buah pisau dan baju milik korban serta sepeda motor milik tersangka, tersangka kita jerat dengan pasal 338 KUHP, ancamannya kurungan penjara selama 12 tahun,” pungkasnya. (Ela)

Editor : Edi

Check Also

Tim Kemenkumham sedang melakukan kegiatan pengawasan dan pemeriksaan protokol notaris di kabupaten/kota di Sumsel. Foto: Dok Kemenkumham Sumsel.

Kemenkumham Perketat Pengawasan Notaris di Sumsel

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan melalui Majelis Pengawas Daerah melakukan Pengawasan dan pemeriksaan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *