SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Wali Kota Palembang Ratu Dewa kembali dipercaya memimpin Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kota Palembang untuk periode 2026–2030.
Ratu Dewa terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Kota (Muskot) PBSI Palembang 2026 yang digelar di Emilia Hotel, Palembang, Minggu (30/8/2026).
Muskot PBSI Palembang tahun 2026 mengusung tema “Bersama Membangun Organisasi yang Solid, Profesional, dan Berprestasi Menuju Bulutangkis Kota Palembang Berdaya, Palembang Sejahtera.”
Terpilihnya kembali Ratu Dewa secara aklamasi menjadi bentuk kepercayaan klub-klub bulutangkis di Kota Palembang untuk melanjutkan kepemimpinan dan pembinaan organisasi PBSI dalam empat tahun ke depan.
Ratu Dewa mengatakan amanah tersebut akan dijalankan dengan sebaik-baiknya, termasuk dengan memperkuat pembinaan atlet serta meningkatkan prestasi bulutangkis Palembang.
“Syukur alhamdulillah, teman-teman masih mempercayai saya untuk menahkodai PBSI Kota Palembang. Saya kira ini sebuah amanah, terimakasih juga kepada teman-teman klub yang ada di Palembang,” ujar Ratu Dewa.
Ia menegaskan, peningkatan prestasi menjadi salah satu fokus utama PBSI Palembang pada periode kepemimpinannya. Target tersebut akan ditempuh melalui pembinaan atlet yang dilakukan secara berjenjang dan berkelanjutan, mulai dari usia dini.
“Insyaallah amanah ini dapat kami laksanakan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan harapan para peserta musyawarah, terutama untuk meningkatkan prestasi,” katanya.
Menurut Ratu Dewa, raihan medali emas akan menjadi salah satu target utama yang ingin diwujudkan PBSI Palembang. Untuk mencapai target tersebut, pembinaan atlet usia dini hingga jenjang prestasi harus dilakukan secara serius dan terarah.
Selain memperkuat pembinaan atlet, Ratu Dewa juga menyiapkan Gor Cempako sebagai salah satu basis pembinaan bulutangkis di Kota Palembang.
Fasilitas tersebut diharapkan dapat dikembangkan menjadi pusat pembinaan yang mampu mencetak atlet berprestasi.
Dengan kepemimpinan baru untuk periode 2026–2030, PBSI Palembang diharapkan tidak hanya semakin solid secara organisasi, tetapi juga mampu memperkuat sistem pembinaan dan meningkatkan prestasi atlet hingga membawa nama Palembang ke level nasional maupun internasional. (edi)











