HD Ungkap Kunci Sukses Sumsel Tiga Besar Produksi Pangan

SUMSELHEADLINE.COM INDERALAYA  – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengungkapkan kunci keberhasilan Sumsel hingga mampu menjadi provinsi peringkat ketiga secara nasional dalam peningkatan produksi pangan.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri Panen Raya Indeks Pertanaman (IP) 200 seluas 3.195 hektare di Desa Suka Cinta, Kecamatan Muara Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Provinsi Sumsel, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian yang tetap mampu menjaga produktivitas meski menghadapi musim kemarau akibat El Nino.

“Saya akan bocorkan rahasianya mengapa Sumsel menjadi provinsi nomor tiga nasional dalam peningkatan produksi pangan. Saat ini kita menghadapi musim kemarau akibat El Nino dengan kondisi panas dan kering. Namun, berkat kerja sama seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian, para penyuluh, dan para petani, kita tetap mampu meningkatkan produksi,” ujar Herman Deru.

Tulisan lainnya :   Wujudkan Sekolah Peduli dan Berbudaya Lingkungan

Ia mengatakan, keberhasilan panen di Kecamatan Muara Kuang menjadi bukti nyata ketangguhan petani Sumsel. Meski tidak memiliki jaringan irigasi teknis, para petani mampu mengelola sumber daya air yang tersedia sehingga tetap dapat melakukan panen menjelang puncak musim kemarau.

“Bayangkan, lahan seluas 3.195 hektare di Kecamatan Muara Kuang tanpa irigasi teknis tetap bisa panen. Inilah yang akan kita dorong agar meningkat menjadi IP 300. Target kita ke depan, produksi gabah Sumsel mencapai 5 juta ton,” tegasnya.

Menurut Herman Deru, panen raya tersebut menjadi bukti bahwa petani Sumatera Selatan merupakan petani yang tangguh dan tidak menyerah menghadapi perubahan musim.

“Melalui panen raya ini, kita tunjukkan bahwa petani Sumsel adalah petani perkasa, petani yang tidak menyerah menghadapi musim,” katanya.

Untuk semakin meningkatkan produktivitas pertanian, Pemerintah Provinsi Sumsel akan mengembangkan Pilot Project PMAS (Petani Modern Advanced Agriculture System) sebagai percontohan pertanian modern.

Tulisan lainnya :   Peminat Sekolah Paket Tinggi, Dapat Ikut Daftar CPNS-PPPK

Melalui program tersebut, pemerintah akan memberikan bantuan benih unggul sebanyak 70 kilogram per hektare beserta pupuk untuk dijadikan demplot pada lahan seluas 45 ribu hektare.

“Saya minta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) segera menginventarisasi daerah-daerah yang akan dijadikan lokasi percontohan. Targetnya, produktivitas dapat mencapai 10 ton per hektare,” ujarnya.

Selain menghadiri panen raya, Herman Deru juga menyerap aspirasi masyarakat Desa Suka Cinta. Warga mengeluhkan belum tersedianya aliran listrik di sejumlah wilayah desa.

Menanggapi hal tersebut, Herman Deru meminta kepala desa segera mendata warga yang belum menikmati layanan listrik. Bahkan, di lokasi kegiatan ia langsung menghubungi General Manager PLN UID S2JB, Erfani Umar, agar persoalan tersebut segera ditindaklanjuti.

Di penghujung kunjungan kerjanya, Herman Deru kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat dengan memborong berbagai dagangan milik warga di sekitar lokasi panen sebagai bentuk dukungan terhadap perekonomian masyarakat setempat. (Gih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *