Dasawisma Ujung Tombak Pemberdayaan Keluarga

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU —  Semangat dan kekompakan Kader Dasawisma Apel 1, Kelurahan Balai Agung, Kecamatan Sekayu, Kabupaten Musi Banyuasin, terlihat saat mengikuti verifikasi prestasi kader Dasawisma Peserta Lomba Kader Dasawisma tingkat Provinsi Sumatera Selatan secara virtual, Kamis (08/10/2026).

Bertempat di Gedung TP PKK Muba, kader memaparkan profil, kegiatan serta inovasi dalam menerapkan 10 Program Pokok PKK, mulai dari penguatan gotong royong, pendidikan dan keterampilan, pemberdayaan ekonomi keluarga hingga pemanfaatan pekarangan.

Ketua Kader Dasawisma Apel 1, Yulia, mengatakan pihaknya terus mendorong kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi keluarga dan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan arisan dan pengajian, pendataan warga buta aksara, dukungan wajib belajar 12 tahun, pembinaan BKB, serta pelatihan UP2K pengolahan pangan.

Tulisan lainnya :   Tinjau Penutupan MPLS, Komitmen Wajib Satu Tahun Pendidikan Prasekolah

Di bidang ketahanan pangan, kader mengembangkan program Aku Hatinya PKK dengan memanfaatkan pekarangan untuk menanam sayuran, cabai dan buah dalam pot.

“Kami menyadari masih ada kekurangan yang perlu ditingkatkan. Karena itu, kami mengharapkan arahan dan pembinaan dari Tim Verifikasi TP PKK Sumsel agar Dasawisma Apel 1 semakin berkembang,” ujar Yulia.

Ia menegaskan, kader akan terus menjaga kekompakan dan menghadirkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Tim Verifikasi TP PKK Sumsel menyampaikan bahwa Dasawisma merupakan ujung tombak pemberdayaan keluarga, karena kader bersentuhan langsung dengan masyarakat dari rumah ke rumah.

Tulisan lainnya :   Film Disabilitas, HD Didaulat Ayah Anak Istimewa

“Dari Dasawisma, berbagai program PKK dapat menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi keluarga hingga ketahanan pangan,” ungkapnya.

Tim Verifikasi juga menekankan pentingnya tertib administrasi, pendataan keluarga, inovasi serta pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung kerja kader.

“Verifikasi ini sekaligus menjadi momentum evaluasi, pembinaan dan apresiasi atas dedikasi kader Dasawisma. Para peserta didorong menjadikan lomba sebagai ruang untuk berbagi pengalaman, bertukar inovasi dan terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,”tandasnya. (rya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *