Macet Parah, Pengendara Menginap di Jalintim dan Pilih Jalur Alternatif

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU — Kondisi macet panjang yang terjadi djalur lintas timur (Jalintim), wilayah Kecamatan Bayunglencir hingga Tungkal Jaya, Kabupaten Musi Banyuasin, membikin pengendara kesal.

Di tengah udara panas, pengendara harus antre sampai berpuluh-puluh jam.  Tak jarang yang memilih istrirahat total, begitu kendaraan bisa masuk ke pinggir jalan atau lahan kosong.

Ironisnya, sejumlah kendaraan besra masih terlihat. Padahal sudah ada larangan mulai 13 Maret 2026 lalu. Pengendara minta agar aparat menyetop dari kawasan Palembang maupun Jambi untuk kendaraan besar tersebut.

Tulisan lainnya :   IMMUBA Siap Jadi Poros Pengontrol Pembangunan Daerah

Akibat macet sangat lama,  tak  jarang mobil kehabisan bahan bakar. “Ini gimana pemerintah, katanya sudah beres semua. Faktanya terus terjadi macet dan tak kunjung terurai,” kata Sudirman, dengan nada kesal.

Banyak pengendara yang harus memilih untuk istrirahat dan tidur di pinggir jalan.

Informasi yang didapat sumselheadline, kemacetan tersebut selain disebabkan banyaknya kendaraan, juga ada beberapa kejadian. Sehingga menghambat laju kenbdaraan lewat.

Di antaranya, ada kecelakaan sebuah mini bus di Km 172. Lalu ada truk yang mengalami kerusakan. Aparat dari Polres Muba, Polsek Bayunglencir, dan Polsek Tungkal Jaya berupaya mengatur lalin, dan menerapkan sistem buka-tutup jalan.

Tulisan lainnya :   Caleg Ramai-ramai Datangi Mapolres Lubuklinggau

Informasi terahir, pengendara dari arah Jambi diminta gunakan jalur alternatif, yakni lewat Sorolangun, Muratara, Lubuklinggau. Lalu menuju Palembang, baik lewat Mura-PALI, lewat Lahat, atau lewat Sekayu. (rya)

Editor: Edi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *