SUMSELHEADLINE.COM, PRABUMULIH – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mengapresiasi komitmen PT Pertamina EP Asset 2 dalam membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui penyelenggaraan Pertamina Local Community Leaders Program (PLCLP) 2026 Zona 4 yang dibuka di Markas Batalyon Zeni Tempur 2/Samara Grawira, Kota Prabumulih, Kamis (2/7/2026).
Menurut Herman Deru, investasi di bidang pengembangan SDM merupakan langkah strategis yang manfaatnya akan dirasakan masyarakat dalam jangka panjang, bahkan lebih penting daripada pembangunan fisik semata.
“Apa yang dilakukan Pertamina ini merupakan sebuah keteladanan yang seharusnya dapat ditiru oleh instansi maupun korporasi yang memperoleh keuntungan di wilayah kita. Perhatian kepada masyarakat tidak harus selalu diwujudkan dalam bentuk pembangunan fisik, tetapi juga melalui investasi ilmu pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal masa depan,” ujarnya.
Herman Deru mengatakan, dunia saat ini telah memasuki era persaingan yang semakin ketat sehingga generasi muda dituntut memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Kompetitor kita bukan hanya orang di sekitar rumah, tetapi bisa datang dari mana saja. Karena itu, kunci utamanya adalah ilmu pengetahuan yang dapat langsung dipraktikkan. Ilmu tanpa praktik akan mudah dilupakan,” katanya.
Ia menilai pelatihan berbasis praktik merupakan kebutuhan masyarakat saat ini. Salah satunya adalah pelatihan servis pendingin udara (AC) yang memiliki prospek kerja menjanjikan karena jasanya akan terus dibutuhkan.
Herman Deru juga mengapresiasi penyelenggaraan PLCLP tahun ini yang diikuti sekitar 100 peserta dengan pilihan pelatihan yang semakin beragam, serta dilengkapi pembinaan karakter (character building).
“Percuma memiliki banyak ilmu jika tidak dibarengi karakter yang baik. Di sinilah peserta ditempa sesuai kemampuan masing-masing sehingga nantinya benar-benar siap terjun ke masyarakat,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan selama dua minggu tersebut secara maksimal agar memperoleh kompetensi yang jelas dan tersertifikasi.
“Setelah mendapatkan ilmu dan sertifikasi berbasis kompetensi, peserta memiliki dua pilihan, yaitu mencari pekerjaan atau menciptakan lapangan pekerjaan sendiri,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Provinsi Sumsel dalam mencetak wirausaha muda, Herman Deru mengajak para peserta bergabung dengan Sultan Muda Center.
Melalui program tersebut, peserta akan mendapatkan pelatihan lanjutan, pendampingan usaha, akses permodalan yang tepat, hingga akses pemasaran.
“Saat ini anggota Sultan Muda sudah mencapai sekitar 10.000 orang. Program ini turut berkontribusi menekan angka pengangguran di Sumsel yang kini berada di bawah rata-rata sejumlah daerah lain. Jangan hanya bercita-cita menjadi pegawai, tetapi pikirkan juga bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan,” pesannya.
Di akhir sambutannya, Herman Deru berharap Pertamina terus meningkatkan kontribusinya melalui investasi di bidang teknologi dan pengembangan SDM yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja.
“Saya berharap program seperti ini terus dilanjutkan dan jumlah pesertanya semakin bertambah setiap tahun karena manfaatnya sangat besar bagi masyarakat,” pungkasnya.
Turut hadir Wali Kota Prabumulih H. Arlan, Danyon Zipur 2/Samara Grawira Letkol CZI Achmad Affandi, S.E., M.M., M.Tr.Mil., Corporate Secretary PT Pertamina Eviyanti Rofaida, General Manager PT Pertamina EP 4 Djudjuwanto, perwakilan Forkopimda, perwakilan SKK Migas Sumbagsel, para kepala OPD Provinsi Sumsel, serta para kepala OPD Kota Prabumulih. (gih)
Editor: Ferly














