HD: ASN Harus Inovatif dan Jauhi Ego Sektoral

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan Dr. H. Herman Deru bersama Wakil Gubernur Sumsel H. Cik Ujang (HDCU) menegaskan komitmen kuat Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk tidak mengurangi pendapatan Aparatur Sipil Negara (ASN) sepeser pun, meskipun pemerintah tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Penegasan tersebut disampaikan saat HDCU memimpin Apel Gabungan ASN di lingkungan Pemprov Sumsel, Senin (5/1/2026) pagi.

Apel perdana tahun 2026 ini menjadi momentum penting bagi HDCU untuk memberikan kepastian dan rasa aman kepada seluruh ASN, sekaligus menyampaikan apresiasi atas kinerja kolektif yang telah mengantarkan Sumsel meraih berbagai capaian strategis dan penghargaan nasional.

Dalam arahannya, Gubernur Herman Deru menyampaikan rasa bangga kepada ASN di seluruh tingkatan. Ia menegaskan bahwa kehadirannya memimpin langsung apel merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi dan kerja keras ASN Pemprov Sumsel.

“ASN di seluruh tingkatan, saya dan Pak Wakil Gubernur bangga kepada kalian. Apel ini sengaja saya pimpin sebagai bentuk apresiasi atas kinerja luar biasa. Selama lebih dari 10 bulan kami dilantik, banyak capaian dan penghargaan yang diraih. Ini bukan semata kerja saya dan Pak Wagub, melainkan hasil kerja kolektif seluruh ASN,” tegas Herman Deru.

Ia mengungkapkan, berbagai indikator pembangunan menunjukkan progres yang menggembirakan, mulai dari pertumbuhan ekonomi, konektivitas infrastruktur, hingga penurunan angka kemiskinan. Dari sekitar 13 persen, angka kemiskinan Sumsel kini turun menjadi sekitar 10,15 persen.

Tulisan lainnya :   Warga Khawatir Bila Lewat Jembatan Danau Cala

“Sejak awal dilantik, cita-cita saya adalah menurunkan angka kemiskinan Sumsel hingga satu digit. Kita provinsi yang sangat kaya, dengan sektor pertanian dan perkebunan yang kuat serta etos kerja ASN yang luar biasa. Penurunan ini menjadi bukti bahwa arah kebijakan dan kinerja ASN sudah berada di jalur yang tepat,” ujarnya.

Selain itu, Sumsel juga mencatat prestasi signifikan dalam penanganan stunting. Herman Deru menyebutkan, Sumsel kini menjadi provinsi dengan prevalensi stunting terendah kedua secara nasional, setelah sebelumnya termasuk daerah dengan angka stunting yang tinggi.

Meski demikian, ia mengingatkan seluruh ASN agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kerja yang inovatif, kolaboratif, serta menjauhi sikap ego sektoral.

Memasuki tahun 2026, gubernur secara khusus menekankan komitmen pemerintah provinsi dalam menjaga kesejahteraan ASN, termasuk di tengah kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan secara nasional.

“Saya tegaskan, meskipun ada efisiensi anggaran, saya berkomitmen tidak akan mengurangi satu rupiah pun pendapatan ASN di Sumatera Selatan. ASN adalah mesin penggerak pemerintahan. Jika diibaratkan kendaraan besar, maka mesinnya harus bekerja optimal. Karena itu, pendapatan dan ekonomi ASN tidak akan kita kurangi sepeser pun,” tegasnya.

Tulisan lainnya :   HD: Gembleng Siswa Melalui Pendidikan Karakter

Bahkan, Herman Deru meminta ASN untuk menyampaikan komitmen tersebut kepada keluarga masing-masing agar tidak mengubah perencanaan keuangan rumah tangga, termasuk perencanaan pendidikan anak di tahun 2026.

Komitmen tersebut juga berlaku bagi PPPK paruh waktu, yang di Sumsel menerima take home pay relatif lebih baik dibandingkan sejumlah daerah lain.

“Ini bukan untuk bermewah-mewahan, melainkan agar mesin pemerintahan bekerja maksimal. Setiap rupiah uang rakyat yang kita terima harus dibalas dengan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan negara,” tambahnya.

Apel perdana ini juga dirangkaikan dengan penerapan penuh Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 10 Tahun 2024 tentang Pakaian Dinas ASN.

Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel mengapresiasi kedisiplinan ASN. Bahkan, Gubernur Herman Deru turun langsung mengecek barisan apel untuk memastikan kelengkapan atribut, termasuk penggunaan topi mutz.

Melalui apel perdana tahun 2026 ini, HDCU berharap semangat dan kinerja ASN semakin solid, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik, dengan kepastian bahwa kesejahteraan ASN tetap menjadi perhatian utama Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. (gih)

Editor: Ferly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *