SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Lahan milik Pemprov Sumsel masih ada yang belum gersertifikat, bahkan ada yang dalam sengketa. Karena itu, perlu kerjasama dengan pihak BPN, aset tersebut terjaga dengan baik.
Demikian dikemukakan Penjabat Gubernur Sumsel, Elen Setiadi, SH, MSE usai menandatangani kesepakatan bersama bidang pertanahan dengan Kepala Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumsel, Asnawati, Selasa (4/2/2025).
Kesepakatan tersebut ditandatangai oleh keduanya di Ruang Rapat Gubernur Sumsel. Elen mengatakan, penandatanganan ini penting terutama dalam penataan aset terutama di bidang pertanahan.
Menurut Elen, Pemerintah Provinsi terutama bidang pertanahan/lahan sudah ada catatan dan masih belum bersertifikat, bahkan ada yang sengketa. Untuk itu, dia berharap dukungan pihak ATR/BPN dapat menyelesaikan persoalan ini sehingga program-program Pemprov Sumsel dapat dijalankan.
“Kami butuh dukungan, kami yakin dengan dukungan BPN dapat diselesaikan dengan baik sehingga program bisa dijalankan,” katanya.
Sementara itu, Kakanwil BPN Provinsi Sumsel Asnawati akan mendukung Pemprov Sumsel dalam penataan aset di bidang pertanahan. “Dengan penandatanganan bersama ini di bidang pertanahan tidak hanya seremonial saja tentu implementasinya kita wujudkan,” tandasnya. (gih)
Editor: Ferly