Usai Perusakan dan Pencurian, Pasar 16 Ilir Tutup

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Akibat perusakan dan pencurian sejumlah barang milik pedagang pada Minggu dini hari (8/9/2024), gedung Pasar 16 Ilir Palembang Senin (9/9/2024) tutup.

Berdasarkan pantauan langsung, seluruh kios di gedung Pasar 16 Ilir yang dihuni oleh 460 pedagang ini tutup. Terali kios terkunci, tidak ada aktivitas jual beli kecuali Pedagang Kaki Lima (PKL) dan pedagang di ruko-ruko sekitar gedung.

Sejak pagi para pemilik kios sudah datang ke area depan dan samping gedung 16 Ilir untuk memastikan kelanjutan hukum yang sudah dilaporkan ke Polda Sumatera Selatan (Sumsel).

Terhitung sudah dua hari ini para pedagang tidak berjualan akibat perusakan dan penjarahan barang dagangan. Hal ini menyebabkan kerugian

“Kami tidak bisa jualan karena tutup sejak kemarin dan hari ini akibat perusakan dan pencurian, kami sedang menunggu olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) oleh Polda Sumsel,” kata salah seorang pemilik kios berinisial MD.

Tulisan lainnya :   2025 TM Teman Bus Hanya Beroperasi Dua Koridor

MD biasanya berjualan pakaian. Ia termasuk salah seorang yang kiosnya dirusak dan barangnya dijarah oleh orang tidak dikenal (OTD). Meski enggan menyebut angka pasti kehilangan dan kerugian, MD yakin ia kehilangan pemasukan sampai jutaan rupiah.

“Rugilah, barang kami hilang, tidak bisa jualan juga, bisa sampai jutaan dengan kehilangan ini ruginya, lebih dari Rp5 juta,” ungkapnya.

Sama halnya diungkapkan pedagang lainnya, IR menyebut merugi. Ia berharap bisa kembali berjualan besok agar ada pemasukan untuk membayar kebutuhan anak sekolah dan rumah tangga.

“Kios saya cuma satu, saya menghidupi keluarga dari kios ini, kalau tidak jualan bagaimana biaya sekolah anak dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” ujarnya.

Namun, meski sudah dua hari ini tutup, para pedagang belum mendapat kepastian kapan bisa berjualan lagi. “Setelah olah TKP kami belum tau kapan bisa jualan lain, semoga besok sudah dibuka lagi,” katanya.

Tulisan lainnya :   Monpera Menyala, HDCU Datang Warga pun Senang

Tak hanya kerugian yang dialami oleh para pedagang, tetapi juga kekecewaan dari para pelanggan terutama yang datang dari luar Palembang seperti wilayah perairan.

Salah satunya Imas, warga Telang Banyuasin yang datang ke Pasar 16 untuk belanja. Ia mengaku tidak tahu jika sejak kemarin pasar tutup karena sudah dijadwalkan akan datang hari Senin.

“Kami sudah datang untuk beli sembako sekalian membeli stok jualan seperti obat-obatan dan pakaian yang biasa dibeli di dalam gedung, kami tidak tahu kapan akan kembali lagi karena bayar tongkang ini juga mahal,” ungkapnya. (Nda)

Editor: Edi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *