SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Aksi tawuran antar kelompok di Simpang Celentang, Kecamatan Kalidoni Palembang dan menewaskan seorang remaja berinisial MA (18) pada Senin 24 JUni 2024 dini hari lalu, merupakan kelompok dari gank bernama Bad Boys.
Saat kejadian, korban MA mengalami luka robek di punggung karena disabet celurit milik oleh tersangka MB (18). Hal tersebut disampaikan Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihartono didampingi Wakasat Reskrim Kompol Iwan Gunawan dan Kapolsek Kalidoni, AKP Trisopa.
Pelaku MB sendiri berhasil diamankan setelah terbukti terlibat tawuran yang menewaskan korban MA. Kapolrestabes Palembang menegaskan MB diserahkan langsung oleh pihak keluarganya ke Polsek Kalidoni.
“Pelaku ini diserahkan keluarganya. Setelah pihak Polsek Kalidoni berkomunikasi dan kordinasi dengan pihak keluarga,” terang Kombes Pol Harryo, Sabtu (6/7/2024)
Menurutnya, selain mengamankan pelaku saat ini petugas juga sudah memeriksa 11 orang remaja yang diduga terlibat dalam aksi tawuran di Celentang beberapa waktu lalu.
“Mereka yang di periksa saat ini berstatus saksi yakni Az (16), Rf (18), AL (17), DG (17), SL (16), RY (16), ID (22), MA (18), TR (18), EG (18) dan RA (16). Keterangan mereka hingga kini masih kita dalami untuk dilakukan pengembangan terkait dugaan pelaku lain,” ujarnya.
Dikatakan Harryo, selain mengamankan pelaku, anggotanya juga mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, 1 unit motor Honda beat bernopol BG 5366 AET, 1 bukan jaket milik pelaku dan celana pendek milik pelaku.
“Atas ulahnya pelaku akan dijerat pasal 351 KHUP ayat 3 diancam dengan penjara paling lama 7 tahun,” tandasnya.
Sebelumnya, peristiwa tawuran yang menewaskan korban ini terjadi di Jalan Brigjen Hasan Kasim tepatnya di depan sebuah toko roti, Kelurahan Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Palembang, Senin malam lalu 24 April 2024 sekitar pukul 02.10 WIB.
Informasi yang dihimpun aksi tawuran berawal pelaku bersama 8 orang rekan sedang berada di rumah temannya bermain Playstation.
Kemudian pelaku ini mendapat telepon dari rekannya DN mengajaknya tawuran untuk membantu kelompok “Bad boys” terus dijawab oleh pelaku “Yo No liat lah Kagek”.
Lalu, sekitar pukul 01.30 WIB, kembali pelaku mendapatkan telepon dari DN yang mengatakan untuk bersiap-siap, dijawab pelaku ” Yo No”.
Sekitar kurang lebih 20 menit pelaku pergi menyusul DN, setelah di Jalan Brigjen Hasan Hasim tepatnya di RM Kampung Kecil pelaku bertemu dengan kelompok Bad Boys berjumlah kurang lebih 20 orang.
Sesampai di depan KFC pelaku langsung dikejar oleh musuh yang sudah menunggu karena panik lalu mundur. Lalu pelaku bersama teman DN, BE dan RA maju ke depan.
Pada saat masuk ke depan saudara PR memberikan pelaku sajam jenis Celurit sepanjang 1 meter. Setelah itu pelaku bersama teman-temannya masuk ke depan mengejar musuh lalu melihat ada salah satu musuh naik motor hendak kabur.
Saat itu, pelaku mengayunkan celurit ke arah korban dan menancap di punggung korban, setelah itu pelaku dan teman temannya langsung kabur. Sekitar pukul 03.30 WIB pelaku mendengar kabar kalau korban meninggal dunia. (Ela)
Editor: Ferly














