Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
ILUSTRASI penggunaan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil). Foto : Dok BKKBN Sumsel.
ILUSTRASI penggunaan aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil). Foto : Dok BKKBN Sumsel.

Anda Mau Menikah, Harus Punya Sertifikat Elsimil

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Pencegahan kelahiran anak stunting, calon pengantin diharuskan melakukan pengisian data di aplikasi Elektronik Siap Nikah dan Hamil (Elsimil).

Bahkan, sertifikat Elsimil dari BKKBN ini dijadikan salah satu syarat untuk menikah. Koordinator Bidang Latbang Perwakilan BKKBN Provinsi Sumsel, Dharma Wijaya mengatakan, sertifikat Elsimil ini tidak akan menghalangi calon pengantin untuk menikah.

“Elsimil tidak ada hak menghalangi orang mau menikah, ini hanya upaya untuk menekan kasus stunting,” katanya, Kamis (9/3/2023).

Analis Kesehatan Reproduksi BKKBN Provinsi Sumsel, Amrullah, SKp, MKes mengatakan, cara calon pengantin dapat sertifikat Elsimil sangat mudah dan gratis.

Elsimil sendiri merupakan aplikasi yang dikembangkan/dibuat oleh BKKBN dalam rangka mendeteksi atau memastikan calon pengantin siap nikah dan siap hamil.

“Jadi banyaknya pemberitaan soal Elsimil ini menjadi syarat untuk menikah, padahal kalau diliat dari tujuannya sebenarnya bagus untuk mencegah stunting,” katanya.

Tulisan lainnya :   HD : Peran Ibu Tentukan Karakter Anak

Bagi calon pengantin, download di play store, isi dulu data dan lainnya. Dari data yang di isi ini akan terbaca, berapa usia calon pengantin (masuk kategori siap nikah dan hamil tidak).

Selain itu ada masalah hb atau tidak, ketika aplikasi mengolah data ini mendapati usia calon pengantin di bawah usia siap nikah/hamil atau ada masalah kesehatan maka akan masuk kategori beresiko.

“Mereka yang kategori berisiko ini bisa dibawa ke puskesmas untuk dapat pendampingan (kalau ada masalah hb akan diberi tablet tambah darah),” katanya.

Jadi aplikasi Elsimil ini tidak hanya dibuat begitu saja oleh BKKBN, tapi juga dibentuk tim pendamping keluarga (terdiri dari nakes, pkk dan petugas KB.

Tulisan lainnya :   Gambo Muba Juara 2 Fashion Show, Dapat Pujian Wapres

“Makanya dianjurkan juga untuk mengisi Elsimil ini 3 bulan sebelum nikah, karena ketika ditemukan resiko maka akan dilakukan intervensi terlebih dahulu,” katanya.

Jadi BKKBn dgn aplikasi Elsimil ini bukan mempersulit orang menikah, tapi menjaga calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui dan balita agar tidak stunting.

Sertifikat Elsimil bagi calon pengantin ini tetap bisa keluar walaupun setelah proses skrining calon ini punya resiko (merah).

Karena kembali lagi ke tujuan dibuatnya Elsimil ini untuk pencegahan stunting, dengan adanya data calon beresiko sekalipun maka ini akan diintervensi sampai resikonya hilang.

“Bagi mereka yang Elsimilnya di kelompok berisiko juga tetap bisa menikah karena kita juga tidak punya wewenang menghalangi orang untuk menikah,” katanya. (Nda)

Editor : Edi

Check Also

Penjabat Gubernur Sumsel, Agus Fatoni menyuapi anak pada kegiatan Peluncuran Pelayanan KB Serentak Sejuta Akseptor (PSA) Sumsel dan Telewicara ‘Halo PSA Sumsel’ di Griya Agung, Palembang, Sumatera Selatan, Selasa (4/6/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Sumsel Turunkan Stunting-Kemiskinan Ektrem Tercepat

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi daerah yang berhasil dalam menurunkan angka stunting …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *