SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Persoalan antrean kendaraan untuk mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar tak kunjung menemukan penyelesaikan. Para sopir tiap hari harus antre 4 sampai 10 jam demi mendapatkan solar.
“Tak ada perbaikan. Sampai sekarang kito nak beli solar harus antre berjam-jam,” keluh Amran, seorang sopir truk yang ditemukan di SPBU Jalan Soekarno Hatta Palembang, Selasa (15/9/2026).
Guna menyelesaikan persoalan ini, Pemprov Sumsel sudah beberapa kali menggelar rapat bersama isntansi terkait, terutama PT Pertamina, sebagai penyuplai utama BBM.
Melihat fak itu, Gubernur Sumsel, Herman Deru, Selasa (15/9/206) pagi turun langsung melihat kondisi di lapangan di sejumlah SPBU kawasan simpang bandara, Palembang.
Di tengah aktivitasnya, dia menyempatkan diri meninjau penyaluran BBM bersubsidi di SPBU Simpang Bandara. Pengecekan dilakukan secara langsung untuk memastikan pelayanan berjalan baik dan antrean masyarakat dapat segera terurai, Selasa (15/9/2026) pagi.
Bagi gubernur, kondisi di lapangan harus dilihat dengan mata sendiri. Karena setiap antrean bukan sekadar angka dalam laporan, tetapi ada waktu dan aktivitas masyarakat yang ikut terhenti. l
Gubernur sempat dialog dengan para sopir yang mengaku sudah antre lebih dari 10 jam. Dia antre Senin (14/9/2026) jam 23.00, namun BBM menurut pihak SPBU habis. Sehingga dia pun tetap antre menunggu pasokan BBM pada Selasa pagi.
Gubernur meminta pihak SPBU dan instansi terkait mencari penyebab masih sulitnya mendapatkan solar. (gih)










