Penganiyaan Mahasiswa-Wartawan, Aktivis Desak Kapolda Tangkap Pelaku Utama

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Ratusan massa Forum Aktivis Sumatera Selatan (FASS) mendatangi Mapolda Sumsel, Jumat (16/10/2026), untuk memprotes penganiayaan terhadap tiga mahasiswa Cipayung Plus, dua wartawan, dan seorang anggota polisi dalam aksi terkait karhutla pada 14 Oktober 2026.

Dalam aksi tersebut, juru bicara massa, Sanusi menyampaikan sejumlah tuntutan, antara lain meminta Kapolda Sumsel mengevaluasi jajarannya, mendesak Dirintelkam mundur, serta menangkap dan memproses seluruh pelaku maupun pihak yang diduga menjadi provokator.

FASS juga meminta pembubaran ormas anarkis, penindakan terhadap perusahaan penyebab karhutla, serta perlindungan bagi aktivis, mahasiswa, dan wartawan dalam menyampaikan pendapat.

Tulisan lainnya :   Walikota Ratu Dewa Susuri Titik Api Karhutla

Perwakilan wartawan, Mawi, mendesak polisi mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, bukan hanya tiga orang yang telah diamankan. Setelah berorasi sekitar dua jam, massa diterima Kapolda Sumsel Irjen Pol Rony Samtana beserta jajaran.

Kapolda menyatakan pihaknya berkomitmen mengusut kasus tersebut melalui penyelidikan penyelidikan ilmiah dengan mengumpulkan bukti foto, video, dan keterangan saksi.

la menegaskan perkara akan diproses secara menyeluruh sesuai hukum yang berlaku. (nda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *