Muba Cetak Operator Alat Berat Bersertifikat, Gandeng PPSDM Geominerba

SUMSELHEADLINE.COM, SEKAYU – Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan siap pakai.

Keseriusan ini diwujudkan melalui pembukaan Pelatihan dan Sertifikasi Operator Alat Berat (Excavator) hasil kerja sama strategis dengan Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Geominerba Bandung, Kementerian ESDM RI.

Acara pembukaan resmi pelatihan yang berlangsung di fasilitas perusahaan PT Madhucon Indonesia, Kecamatan Keluang, pada Senin, 21 September 2026, dibuka secara langsung oleh Subkoordinator Sarana, Prasarana, dan Teknologi Informasi Pengembangan Sumber Daya Manusia PPSDM Geominerba Bandung, Abdul Majid, S.T.

Acara yang berjalan lancar, tertib, dan khidmat ini turut dihadiri oleh Sekretaris Disnakertrans Muba Juanda, didampingi Kepala Bidang Lattas Edison, jajaran tim PPSDM Geominerba, perwakilan manajemen perusahaan, serta unsur pemerintah kecamatan dan desa setempat.

Bupati Musi Banyuasin, H. M. Toha Tohet, memberikan pesan khusus dan semangat kepada para peserta terpilih yang sedang mengikuti pelatihan.

Tulisan lainnya :   Siapkan Operasional SPBU 24 Jam, Rekayasa Lalu Lintas dan Penambahan Pasokan Biosolar

“Selamat berlatih kepada anak-anakku, generasi muda Muba yang telah sukses melewati proses seleksi ketat. Manfaatkan kesempatan emas ini sebaik-baiknya untuk mengikuti seluruh rangkaian pelatihan langsung di lapangan, khususnya di sektor operasional pertambangan batu bara di Keluang. Pelatihan dan sertifikasi ini adalah modal awal keahlian yang sangat berharga agar kalian memiliki daya saing tinggi dan siap diserap oleh perusahaan-perusahaan yang membutuhkan skill operator profesional,” tegasnya.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Disnakertrans Muba, Heryandi Sinulingga, A.P., menjelaskan bahwa program ini merupakan langkah taktis pemerintah daerah untuk menjawab langsung tantangan kebutuhan industri di Muba.

“Pelatihan dan sertifikasi operator alat berat ini merupakan wujud nyata komitmen Pemkab Muba di bawah kepemimpinan Bupati H. M. Toha Tohet dan Wakil Bupati Abdur Rohman Husen melalui Program Keluarga Maju (PKM) dalam menciptakan SDM Muba yang unggul. Kami membekali pemuda-pemudi lokal dengan keahlian spesifik yang sangat dibutuhkan oleh sektor pertambangan, perkebunan, dan konstruksi. Melalui gandengan lembaga resmi seperti PPSDM Geominerba, peserta tidak hanya mendapat teori, tetapi juga praktik langsung di lokasi operasional pertambangan batu bara serta mengantongi sertifikasi resmi nasional yang menjadi nilai tawar tertinggi di dunia industri,” ujarnya.

Tulisan lainnya :   Maraknya Alih Fungsi Lahan di Pagaralam, Ini Saran Alfrenzi

Program pelatihan terpadu ini diikuti oleh 15 peserta terpilih yang telah lolos seleksi administrasi ketat. Para peserta merupakan generasi muda Muba dari keluarga prasejahtera yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) Desil 1–5, sesuai dengan petunjuk teknis Program Keluarga Maju (PKM).

Sementara itu, Abdul Majid, S.T., mewakili PPSDM Geominerba Bandung, memaparkan bahwa selama 33 hari ke depan para peserta akan digembleng secara intensif. Kurikulum pelatihan mencakup pemahaman teori pengoperasian unit, standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), hingga praktik langsung di lapangan. (rya)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *