Juara MTQ dan Guru Berprestasi Diberangkat Umrah, Ini Pesan Walikota Ratu Dewa

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG – Wali Kota Palembang, Drs. H. Ratu Dewa, MSi secara resmi melepas jemaah penerima Bantuan Perjalanan Ibadah Umrah bagi masyarakat dan pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Palembang Tahun 2026, Jumat (9/10/2026).

Pada tahun ini, Pemerintah Kota Palembang mengalokasikan bantuan perjalanan ibadah umrah bagi 90 orang. Namun, dalam prosesnya, dua orang peserta batal berangkat, sehingga sebanyak 88 jemaah dipastikan berangkat ke Tanah Suci.

Para jemaah berasal dari berbagai unsur masyarakat dan aparatur Pemerintah Kota Palembang yang memiliki prestasi, pengabdian, serta kontribusi nyata bagi masyarakat.

Penerima bantuan tersebut meliputi 16 orang Juara I Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026, satu orang Juara I Qiroatul Qutub Tingkat Nasional, empat orang pendonor darah aktif dengan jumlah donor lebih dari 100 kali, serta enam orang guru berprestasi dari Dinas Pendidikan dan Kementerian Agama Kota Palembang.

Selain itu, penerima bantuan juga terdiri dari pegawai Pemerintah Kota Palembang, petugas kesehatan, marbot, imam masjid dan musala, serta unsur masyarakat lainnya. Seluruh peserta telah melalui tahapan seleksi yang ketat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Tulisan lainnya :   Dewa: Kualitas Data Menentukan Ketepatan Program

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa menjelaskan, program bantuan perjalanan ibadah umrah merupakan wujud kepedulian sekaligus bentuk penghargaan Pemerintah Kota Palembang kepada masyarakat dan aparatur yang telah menunjukkan prestasi, pengabdian, serta kontribusi positif bagi pembangunan daerah.

Ia berharap program tersebut dapat menjadi motivasi bagi masyarakat dan seluruh aparatur untuk terus berprestasi, bekerja dengan ikhlas, serta memberikan manfaat bagi sesama.

Ratu Dewa juga mengingatkan seluruh jemaah agar memanfaatkan kesempatan beribadah di Tanah Suci dengan sebaik-baiknya. Para jemaah diharapkan dapat menjaga niat, kesehatan, kekompakan, serta nama baik pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kota Palembang selama menjalankan rangkaian ibadah umroh.

Selain memperbanyak ibadah, berdoa, berzikir, membaca Al-Qur’an, dan memohon ampunan kepada Allah SWT, para jemaah juga diminta mengikuti arahan pembimbing dan petugas, saling membantu, serta memberikan perhatian kepada jemaah lanjut usia maupun mereka yang membutuhkan bantuan.

Menurut Ratu Dewa, perjalanan umroh tidak hanya menjadi perjalanan spiritual, tetapi juga diharapkan mampu membawa perubahan positif setelah para jemaah kembali ke daerah asal. Nilai-nilai keagamaan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui perubahan sikap, perilaku, maupun peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

Tulisan lainnya :   Stok Beras Aman, Jangan Ada Panic Buying

Dalam kesempatan tersebut, Ratu Dewa turut menitipkan doa kepada para jemaah agar Kota Palembang senantiasa diberikan keamanan, kenyamanan, kemajuan, kesejahteraan, dan keberkahan. Ia juga berharap masyarakat Palembang selalu diberikan kesehatan dan kehidupan yang sejahtera.

Selain itu, para jemaah diharapkan turut mendoakan dirinya bersama Wakil Wali Kota Palembang agar senantiasa diberikan kekuatan lahir dan batin dalam menjalankan amanah pemerintahan, termasuk menghadapi berbagai tantangan daerah, salah satunya penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Ratu Dewa juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, perangkat daerah, pembimbing ibadah, petugas kesehatan, serta pihak-pihak yang telah mendukung persiapan keberangkatan jemaah umroh tahun ini.

Ia berharap seluruh rangkaian perjalanan ibadah berlangsung lancar, aman, dan tertib, serta seluruh jemaah diberikan kesehatan dan perlindungan selama berada di Tanah Suci hingga kembali ke Palembang dengan selamat.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Palembang berharap penghargaan yang diberikan dapat memperkuat semangat pengabdian, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong terwujudnya masyarakat Palembang yang religius, maju, dan sejahtera. (nda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *