Ada Kulkas Dibuang ke Sungai, Warga Diingatkan Risiko Banjir

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Kebiasaan membuang sampah berukuran besar ke sungai dapat menghambat aliran air dan meningkatkan risiko genangan hingga banjir.

Temuan sebuah kulkas bekas yang menumpuk bersama sampah lainnya di Sungai Bendung, Palembang,  menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) saat meninjau kondisi anak sungai, Jumat (30/10/2026).

Kulkas itu berada di muara Sungai Bendung, tepatnya di antara Jalan Veteran dan Jalan Lingkar Dempo. Sampah berukuran besar itu diduga dibuang oleh oknum masyarakat dan menjadi salah satu persoalan yang perlu segera ditangani dalam upaya menjaga kebersihan serta kelancaran aliran sungai.

Peninjauan dilakukan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Palembang, Isnaini Madani, bersama tim dan dinas terkait.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan normalisasi terhadap 114 anak sungai di Kota Palembang, sesuai instruksi Wali Kota Palembang Ratu Dewa.

Tulisan lainnya :   TAS Wong Kito Berperan Dalam Tumbuh Kembang Anak

“Hasil tinjauan kami bersama tim, tepatnya di Sungai Bendung yang berlokasi di muara antara Jalan Veteran dan Jalan Lingkar Dempo, kami mendapati ada oknum masyarakat yang membuang sampah besar berupa kulkas bekas,” kata Isnaini, Jumat (30/10/2026).

Menurutnya, penanganan anak sungai membutuhkan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat. Upaya normalisasi tidak akan berjalan optimal apabila masih ada warga yang membuang sampah sembarangan, terutama sampah berukuran besar yang berpotensi menghambat aliran air.

Pemkot Palembang, lanjut Isnaini, telah menyosialisasikan layanan penjemputan sampah berukuran besar secara gratis.

Layanan ini disediakan untuk memudahkan masyarakat membuang barang-barang bekas yang tidak lagi digunakan tanpa harus menjadikannya sebagai sampah sungai.

Karena itu, masyarakat yang memiliki barang berukuran besar, seperti kulkas bekas dan perabot rumah tangga lainnya, diimbau memanfaatkan layanan tersebut daripada membuangnya ke sungai atau saluran air.

Tulisan lainnya :   Masih Memeluk Senjata Bripka Rizki Ditemukan Mengapung

“Untuk itulah, mari seluruh masyarakat yang ingin membuang sampah berukuran besar dapat memanfaatkan layanan ini yang sudah disediakan oleh Pemerintah Kota,” kata Isnaini.

Dia menegaskan, menjaga kebersihan sungai bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan peran masyarakat.

“Minimalnya tidak membuang sampah sembarangan, terutama di sungai, aliran air,” ujar Isnaini.

Sungai yang terjaga kebersihan dan kelancaran alirannya menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung upaya pengendalian genangan dan banjir di Kota Palembang.

“Supaya sungai kita tetap terjaga dan lestari, tentunya kita wajib menjaganya untuk menghindari dampak yang menimbulkan genangan air atau banjir yang bisa merugikan kita semua,” pungkas Isnaini. (nda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *