Seluruh OPD Diminta Deteksi Dini Titik Rawan Karhutla

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG —  Wali Kota Palembang Ratu Dewa memimpin langsung Rapat Kesiapsiagaan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (21/4) pagi.

Rapat ini dihadiri oleh beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan seluruh Camat di lingkup Pemerintah Kota Palembang, guna memperkuat koordinasi pencegahan dini.

Dalam arahannya, Ratu Dewa menekankan kepada para Kepala OPD, khususnya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran, dan para Camat, untuk memastikan personel serta sarana prasarana dalam kondisi siap siaga menghadapi musim pancaroba.

Sambungnya, Kota Palembang harus bergerak cepat dalam menyikapi ini semua, jangan sampai ada keterlambatan dan ketidak siapan dalam menghadapi cuaca ekstrem termasuk banjir dan kemarau panjang.

“Nanti kita akan membagi beberapa tugas OPD, terkait antisipasi kita menghadapi musim pancaroba,” jelas Ratu Dewa.

Tulisan lainnya :   Tim Penyelamat Temukan Enam Benda Kapal Selam Nanggala-402

Menurut data prediksi dari BMKG di tahun 2026 akhir bulan April, cuaca di Kota Palembang masih dalam intensitas hujan, dengan skenario 4 hari hujan dan 3 hari panas dalam 1 Minggu.

Menanggapi hal tersebut, Ratu Dewa akan mengupayakan pemetaan daerah yang menjadi titik rawan banjir serta kebakaran.

“Saya minta kepada Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup agar melakukan pemetaan titik rawan banjir dan juga rawan kebakaran,” tegasnya.

Selain itu, Ratu Dewa akan membuat satgas gabungan penanggulangan bencana. Ia juga menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan agar menyiapkan sarana kesehatan seperti pembagian masker kepada masyarakat ketika terjadi cuaca kemarau ekstrim dan juga persiapan posko kesehatan serta layanan medis secara mobile.

Tak sampai disitu, Dinas Sosial juga diminta agar melakukan pendataan wilayah yang rawan kekeringan air bersih. Dan Dinas Kominfo sebagai sarana informasi publik, agar menayangkan himbauan antisipasi cuaca ekstrem dan himbauan hemat air bersih di media sosial dan tetap berkoordinasi dengan BMKG terkait aktual data.

Tulisan lainnya :   Gara-gara Memundurkan Mobil, Angota TNI Tewas Ditikam

Pol PP juga terlibat untuk memberikan edukasi kepada masyarakat, berupa spanduk mengenai waspada cuaca ekstrem dan larangan membakar lahan dan waspada membuang puntung rokok secara sembarangan.

Serta Para Camat mendapatkan mandat agar tetap berkoordinasi dengan Dinkes tentang pelaksanaan foging dan edukasi kepada RT, RW dan tokoh masyarakat.

Dia memastikan akan bergerak bersama secara kolaboratif dalam menghadapi cuaca ekstrem hujan dan panas.  “Intinya, kita tidak ingin hanya menonjolkan 1 atau 2 OPD terkait saja, semuanya harus berperan aktif,” tegasnya. (nda)

Editor: Ferly

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *