Sumsel Lokasi Ujicoba Teknologi Realiza, Antisipasi Karhutla

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dr. Dudung Abdurachman meninjau uji coba teknologi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Realiza di Jalan Taqwa Mata Merah, Karya Mulia, Kecamatan Sematang Borang, Kota Palembang, Kamis (15/10/2026).

Herman Deru mengatakan, Sumsel merasa terhormat menjadi lokasi uji coba penerapan teknologi asal Brasil tersebut. Menurutnya, Sumsel berpotensi menjadi pusat pengembangan atau pabrik Realiza karena memiliki hamparan perkebunan tebu yang luas.

Tulisan lainnya :   Terpilih Aklamasi, Andie Dinialdie Nakhodai Golkar Sumsel

“Suatu kehormatan bagi Sumsel menjadi tempat uji coba penerapan teknologi dari Brasil ini. Kalau Pak Menko menempatkan Sumsel sebagai pusat pengembangan Realiza, itu tidak salah karena di Sumsel terdapat hamparan perkebunan tebu hampir 100.000 hektare,” ujar Herman Deru.

la menjelaskan, ketersediaan tebu menjadi salah satu potensi yang dapat mendukung pengembangan Realiza di Sumsel, mengingat bahan baku teknologi tersebut berasal dari tebu.

Sementara itu, Menko Polkam Dudung Abdurachman mengatakan, pemerintah pusat bersama Pemerintah Provinsi Sumsel memiliki komitmen kuat dalam menangani karhutla.

Tulisan lainnya :   SIGAPKE Muba Diluncurkan, Pelayanan Kesehatan Tanpa Diskriminasi

Menurutnya, pengembangan teknologi menjadi salah satu upaya untuk memperkuat pencegahan.

Teknologi realiza antichamas atau sering ditulis Realiza Anti Chamas /Anticomas) adalah teknologi cairan dan serbuk pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berbasis organomineral, buatan perusahaan teknologi RealizaTech asal Brasil. 
Teknologi ini menjadi sorotan di Indonesia setelah Pemerintah Indonesia mulai menjajaki dan melakukan uji coba penggunaannya pada Oktober 2026 untuk mengatasi masalah karhutla, khususnya di wilayah lahan gambut Sumatra Selatan dan Kalimantan. (gih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *