SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Tim Relawan Unggu mensinyalir adanya oknum yang mengatasnamakan lembaganya, dengan menyatakan mendudukung seorang calon Gubernur dan Cawagub Sumsel lain. Tindakan pencatutan nama Relawan Unggu itu disayangkan, sehingga akan diselesaikan secara hukum.
Melalui siaran persnya, Plt Ketua Relawan Ungu Sumatera Selatan, Adhi Prawoto menyampaikan rasa kecewanya atas tindakan yang dilakukan oknum tersebut. “Relawan Ungu merupakan organisasi massa yang berdiri sejak tahun 2007 dengan dasar hukum yang jelas, yakni akta pendirian No. 37/191-12-12-2007,” kata nya.
Ia juga menyampaikan, bahwa nama dan logo Relawan Ungu juga telah terdaftar secara resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (HAKI) dengan nomor pendaftaran IDM 000219842 sejak 5 Oktober 2009.
“Kami juga telah terdaftar di Kesbangpol Provinsi Sumsel No : 220/2024/Ban.Kesbangpol dan Linmas/2011,” ujarnya. “Sebagai organisasi resmi yang bergerak di wilayah Sumsel serta Surat Keterangan Terdaftar Kemendagri Republik Indonesia Nomor: 0500-00-00/115/VI/2020,” tambahnya.
Adhi menegaskan, bahwa pihaknya akan segera menempuh jalur hukum apabila terdapat pihak-pihak atau oknum yang mengatasnamakan Relawan Ungu. “Kami meminta kepada masyarakat untuk lebih mewaspadai informasi yang tidak akurat atau disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak memiliki Legalitas untuk mengatasnamakan Relawan Ungu,” tegasnya.
Diketahui, Relawan Ungu yang telah berdiri sejak tahun 2007 ini telah memiliki lebih dari 9000 anggota. Untuk Pilgub 2024 ini, Relawan Ungu Sumatera Selatan konsisten dalam mendukung H Herman Deru.
“Pilihan ini diambil berdasarkan meneruskan dukungan Relawan Ungu di Pilkada sebelumnya. Dan kami berharap, program dan visi H Herman Deri – H Cik Ujang yang kami yakini dapat terus sejalan dengan tujuan Relawan Ungu,” tungkasnya. (edi/ril)