1.548 Titik Api di Sumsel, Sebagian Besar di Wilayah OKI

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan terus diintensifkan melalui operasi pemadaman darat dan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Berdasarkan pemantauan selama 24 jam terakhir, luas lahan yang terbakar mencapai 225,50 hektare, dengan 196,80 hektare atau 87,27 persen telah berhasil ditangani. Sementara itu, 28,70 hektare atau 12,73 persen masih dalam proses penanganan.

Dalam periode yang sama, tercatat 53 kejadian karhutla dan terdeteksi 1.548 titik panas (hotspot) berdasarkan data Sipongi Kementerian Kehutanan yang diperbarui pada Minggu (11/10/2026) pukul 05.00 WIB.

Tulisan lainnya :   Bantu Korban Kebakaran di Desa Teluk Kecamatan Lais

Sebaran titik panas terbanyak berada di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) sebanyak 1.177 titik, disusul Musi Banyuasin 135 titik, Muara Enim 78 titik, dan Banyuasin 62 titik.

Untuk mendukung penanganan karhutla, Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan dilaksanakan pada Sabtu (10/10/2026) menggunakan pesawat Cessna PK-IKC dengan total bahan semai natrium klorida (NaCl) yang disebarkan mencapai 1.800 kilogram atau 1,8 ton di wilayah Sumatera Selatan.
[18.25, 11/10/2026].

Penanganan masih menjadi perhatian utama, khususnya di Kabupaten OKI, yang memiliki sejumlah titik kebakaran di kawasan lahan gambut dan lokasi yang sulit dijangkau tim darat.

Tulisan lainnya :   Jangan Pasrah Hadapi Kemarau El Nino dan Karhutla

Sementara itu, operasi pemadaman udara menggunakan helikopter water bombing Satgas Subsatgas Udara masih menyesuaikan kondisi jarak pandang demi keselamatan penerbangan. Namun, empat helikopter water bombing milik Sinar Mas yang berada di wilayah OKI tetap dapat melaksanakan pemadaman dari udara.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama seluruh unsur terkait terus memperkuat upaya pemadaman darat, pemantauan titik panas, dan operasi modifikasi cuaca guna menekan penyebaran karhutla serta meminimalkan dampak asap terhadap masyarakat. (gih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *