Demo Karhutla, Massa Segel Kantor Gubernur Sumsel

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Nusantara Sumatera Selatan (BEM NUSS) kembali menggelar aksi di halaman Pemprov Sumsel, Rabvu (21/10/2026).

Selain berorasi tentang gagalnya penanganan karhutla, massa juga membentangkan spanduk bertuliskan “Penyegelan Kantor Gubernur Sumatera Selatan”.

Namun setelah bebarapa waktu orasi, mahasiswa tidak dapat bertemu langsung Gubernur Herman Deru, guna menagih komitmen dalam menangani karhutla  yang sebelumnya ditenggal 5 x 24 jam.

Dialog dengan gubernur tak terlaksana, karena gubernur tidak berada di kantor. “Seharusnya kami berdialog dan mencari langkah konkret penanganan karhutla di Sumsel,” ujar Ilham, salah satu orator demo.

Tulisan lainnya :   IKA Muba Diharap Mandiri dan Jembatan Antar Suku

Sebagai bentuk protes, massa membentangkan spanduk bertuliskan bahwa Kantor Gubernur Sumatera Selatan disegel oleh rakyat, yang dilakukan sevcara simbolis, sebagai bentuk ekecewaan terhadap pemerintah daerah belum memberikan kejelasan langkah penanganan karhutla.

Awalnya massa menolah untuk diterima Sekda Edward Chandra, namun akhirnya tetap berdialog. Massa dijanjikan akan mendapatkan jawaban langsung dari  gubernur terkait tuntutan penanganan karhutla. (gih)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *