Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (8/7/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.
Pj Gubernur Sumsel, Elen Setiadi bersama Presiden Jokowi di Jakarta, Senin (8/7/2024). Foto: Humas Pemprov Sumsel.

WTP Atas Pelaksanaan APBD Bukanlah Prestasi

SUMSELHEADLINE.COM, JAKARTA — Penjabat Gubernur Sumatera Selatan, Elen Setiadi, SH, M SE hadir langsung pada kegiatan  Penyampaian Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LHP LKPP) Tahun Anggaran 2023 dan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2023  di Jakrta. Acara dibuka Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo bertempat di Cendrawasih Room Jakarta Convention Center Jl. Gatot Subroto No. 1, Jakarta Pusat, Senin (8/7/2024).

Dalam kata sambutannya, Presiden Jokowi menyampaikan apresiasi serta terima kasihnya kepada Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI yang telah melaksanakan tugas pemeriksaan keuangan negara dan terus meningkatkan profesionalismenya dalam fungsi pemeriksaan.

“Juga, saya ingin menyampaikan selamat kepada seluruh jajaran pemerintah pusat dan daerah atas predikat WTP dalam laporan keuangan pemerintah tahun ini. Sudah sering saya sampaikan bahwa WTP bukan prestasi, tetapi WTP adalah kewajiban kita semuanya, kewajiban menggunakan APBN secara baik. Ini uang rakyat, ini uang negara, kita harus merasa bahwa setiap tahun ini pasti di audit, pasti diperiksa. Jadi, sekali lagi kewajiban menggunakan APBN dan APBD secara baik. Dan, juga kewajiban menjalankan APBN dan APBD secara baik serta kewajiban mempertanggungjawabkannya secara baik pula,” katanya.

Tulisan lainnya :   JHT Bisa Dicairkan Usia 56 Tahun, Pemerintah tak Peduli Rakyat Kecil

Lebih lanjut Jokowi menambahkan dalam beberapa tahun terakhir dunia yang penuh gejolak, geopolitik, perang dagang yang semakin memanas dan juga perubahan iklim yang semakin nyata. Pertumbuhan ekonomi global juga lambat,tahun ini diperkirakan hanya 3,2 persen dan bahkan krisis ekonomi melanda beberapa kawasan.

“Alhamdulillah ini patut kita syukuri, ekonomi dan politik Indonesia sangat stabil. Ekonomi tetap tumbuh di atas 5 persen, kita tahu di kuartal pertama tahun ini tumbuh 5,11 persen. Inflasi tetap terjaga. Ini karena BI dan Kementerian Dalam Negeri setiap hari senin selalu bertemu dengan para kepala daerah untuk menjaga inflasi di setiap daerah. Dan juga pelaksanaan Pemilu yang juga berjalan dengan baik, ini semua adalah modal dasar kita dalam membangun negara ini,” tambahnya.

Jokowi berharap, pemerintah daerah harus mampu memanfaatkan peluang sekecil apapun, mampu memanfaatkan peluang yang sekarang ini sangat sempit, karena itu, akuntabilitas dan fleksibilitas harus dijalankan secara seimbang.

“Walaupun kita tahu deregulasi sudah banyak dilakukan, walaupun debirokratisasi juga sudah banyak dilakukan, namun regulasi yang tidak sinkron masih kita temukan, prosedur birokrasi yang rumit juga masih banyak di dalam praktek di lapangan,” tambahnya.

Tulisan lainnya :   Kejati Sumsel Terima Satu SPDP Kasus Karhutla dari Perusahan

Dia juga berharap reformasi struktural yang telah berjalan penting untuk terus dilanjutkan. “Lanjutkan sinkronisasi regulasi, lanjutkan penyederhanaan prosedur agar pemerintah berjalan lebih efektif, agar pemerintah berjalan lebih efisien dan berorientasi pada hasil bukan pada prosedur,” tandasnya.

Sementara Kepala BPK RI Isma Yatun mengatakan, pertanggungjawaban  APBN 2023  tercatat memperoleh opini WTP yang merupakan buah dari sinergitas antar pemangku kepentingan yang telah membawa kondisi ekonomi Indonesia lebih baik dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Kami haturkan terima kasih kepada Presiden beserta jajaran pemerintahan yang telah berkomitmen dan berupaya keras menguatkan fondasi akuntabilitas dalam mengelola tata kelola keuangan negara selama 10 tahun terakhir,” ujarnya.

Sementara itu Pj Gubernur Elen Setiadi usai menghadiri acara tersebut menyebut tekad Pemprov Sumsel akan terus meningkatkan pelayanan publik kepada masyarakat.

“Yang menjadi poin penting adalah pelayanan dengan birokrasi itu tidak boleh lagi dihambat, karena inikan berkaitan juga dengan apa yang dilakukan dengan reformasi terhadap birokrasi. Jadi pelayanan jangan diganti dengan sesuatu yang menghambat lagi,” ungkap Elen dengan singkat. (gih/*)

Editor: Ferly

Check Also

Penjabat (Pj) Gubernur Sumsel, Elen Setiadi didampingi Direktur PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Rudi Ass Aturridha, melakukan peninjauan pembangunan Proyek Strategis Nasional Kereta Api Logistik Lahat-Kertapati, bertempat di Keramasan, Kecamatan Kertapati. Foto: Humas Pemprov Sumsel.

Proyek KA Logistik Lahat-Kertapati Dongkrak Pereknomian Sumsel

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, Elen Setiadi didampingi oleh Direktur PT. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *