Ajakan Pemkab Muba untuk cegah DBD
Warga yang memebli beras Bulog. Foto: Dok Sumselheadline.
Warga yang memebli beras Bulog. Foto: Dok Sumselheadline.

Harga Beras Meroket, Bulog Sumsel Sebut Distribusikan 2.773 Ton Beras SPHP

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Di tengah banyaknya keluhan masyarakat harga beras naik, Bulog Sumsel mengklaim telah mendistribusikan 2.773 ton beras medium atau SPHP ke pasaran.

Dimana saat ini HET beras medium atau beras SPHP (Stabilisasi Pasokan Dan Harga Pangan) naik dari Rp 10.900 menjadi Rp 12.500 per kilogram. Sedangkan di pasar tradisional mencapai Rp 13.000 per kilogram.

Pimpinan Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) Kantor Wilayah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung (Kanwil Sumsel Babel), Elis Nurhayati mengatakan, sejak Januari hingga Juni 2024, lebih dari 2.000 ton beras SPHP disalurkan ke para pedagang.

“Untuk penyaluran SPHP sudah berjalan dari Januari sampai Juni sebanyak 2.773 ton. Jumlah ini sudah tersalurkan 61,11 persen dari target penyaluran sebanyak 44.300 ton,” katanya, Kamis (13/6/2024).

Tulisan lainnya :   Susun Data Lebih Akurat Menjadi 'Palembang Dalam Angka 2024'

Secara keseluruhan stok beras di Gudang Bulog Sumsel untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdiri dari beras penyaluran Bulog Buying Transaction (BBT) dan distribusi penjualan khusus komersil sebanyak 54.625 ton.

“Jumlah 54 ribu ini disalurkan untuk stok BBT, komersil serta untuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP),” katanya. Berdasarkan stok beras yang tersedia, sebagian distribusi beras juga akan disalurkan dan dibagikan lewat Badan Pangan Nasional untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Alokasi penyaluran dari Badan Pangan Nasional saat ini dilakukan untuk Juni.

Tulisan lainnya :   Usai Dilantik, Ucok Langsung Pantau Pasar 16

“Jadi sekali penyaluran untuk satu bulan dan alokasinya sebanyak 6.191 ton. Kami distribusi ke wilayah operasional Sumsel Dan Babel,” katanya.

Meski stok beras masih mencukupi hingga tahun panen berikutnya, Bulog Sumsel Babel tetap menyerap ketersediaan beras untuk menjamin pengadaan stok dalam negeri lewat impor yang dilakukan oleh Kantor Bulog Pusat.

“Kita sudah terima (impor) 5 ribu ton beras. Impor ini masih ada yang bongkar, jadi sekitar 4.700-4.800 masih akan masuk. Total 10.000 lagi stok untuk bulan ini. Jadi masih ada tambahan 4.700 ton (beras) dengan stok hampir 55 ribu sampai panen tahun depan pada April-Mei,” katanya. (Nda)

Editor: Edi

Check Also

Dua rumah dan dua bedeng di Jalan Hamzah Kuncit, RT 05 RW 01, Kelurahan Tuan Kentang, Kecamatan Jakabaring Kota Palembang diamuk si jago merah, Kamis (18/7/2024). Foto: screenshot medsos.

Rumah dan Bedeng di Jalan Tuan Kentang Ludes

SUMSELHEADLINE.COM, PALEMBANG — Dua rumah dan dua bedeng di Jalan Hamzah Kuncit, RT 05 RW 01, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *